Kantorpos di Depok Salurkan BSU untuk 13.700 Pekerja
Senin, 14 Juli 2025 - 13:48 WIB
loading...
Kantorpos di Depok menerima alokasi penyaluran BSU kepada 13.700 pekerja. Hingga 10 Juli 2025, sebanyak 9.170 penerima telah mencairkan BSU di Kantorpos Depok Sentosa Raya. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
DEPOK - Kantorpos di Depok menerima alokasi penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada 13.700 pekerja. Hingga 10 Juli 2025, sebanyak 9.170 penerima telah mencairkan BSU di Kantorpos Depok Sentosa Raya. Dari total alokasi tahap pertama sebanyak 11 ribu pekerja, dan tahap kedua 2.700 pekerja, capaian ini menunjukkan progres signifikan.
Kantorpos Depok memulai penyaluran BSU sejak 3 Juli 2025, dengan cakupan wilayah 11 kecamatan dan dilakukan melalui 10 kantor cabang, 2 layanan eksternal (LE), serta armada mobile service demi menjangkau seluruh penerima bantuan. "Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Penyaluran berjalan lancar karena kami memaksimalkan seluruh layanan yang kami miliki," kata Supervisor Pelayanan Kantorpos KC Depok Sentosa Raya, Euis Juhrotul Sopiati, Senin (14/7/2025). Baca juga: Catat Cara dan Syarat Mencairkan BSU 2025 di Kantorpos
Ia pun tak menampik ada sejumlah kendala teknis yang dihadapi saat melakukan penyaluran BSU seperti data alokasi yang belum tersedia meski penerima sudah menerima informasi. Walau begitu, kendala ini dapat diatasi dengan menyarankan masyarakat rutin mengecek status mereka melalui aplikasi Pospay milik PosIND, situs resmi Kemnaker, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Pada kesempatan itu, Euis juga mengungkapkan kegembiraannya karena pihaknya telah mendapat kepercayaan menyalurkan BSU ini. Menurutnya, dana BSU ini sangat bermanfaat bagi para masyarakat. Lebih dari sekadar distribusi dana, BSU juga memberikan dampak nyata bagi penerima bantuan.
Euis mengatakan salah satu manfaat itu dirasakan dari seorang pengemudi ojek online yang menerima BSU. Menurutnya, pengemudi tersebut merasa terbantu dengan adanya BSU ini karena tidak memiliki uang sama sekali sebelum menerima bantuan. "Dengan menerima bantuan sangat terbantu. Alhamdulillah sangat bermanfaat sekali," ujarnya.
Penyaluran BSU yang dilakukan Kantorpos Depok Sentosa Raya ini menuai apresiasi dari warga penerima BSU, khususnya para pekerja yang terdafatar sebagai penerima. Salah satunya, Abdul Rahman Renhoran, seorang petugas keamanan di sebuah apartemen. Ia menyebut bantuan ini sangat membantu kebutuhan harian dan transportasi. "Pelayanannya cukup mudah dan gampang," katanya.
Apresiasi juga disampaikan Dian Dwi Prastyo, karyawan gudang yang juga baru pertama kali menerima BSU. Ia mengapresiasi kemudahan pencairan yang dilakukan di Kantorpos. "Cuma bawa KTP dan tunjukkan barcode dari aplikasi Pospay. Dana langsung cair," ucapnya. Baca juga: Resmi! Pemerintah Beri 5 Paket Insentif Ekonomi, Ada Subsidi Upah hingga Diskon Tarif Tol
Ia menilai BSU sangat bermanfaat sebagai penyangga ekonomi yang penting bagi pekerja bergaji di bawah UMR. Penerima lainnya, Intan Akmalia, juga memuji kemudahan aplikasi Pospay. "Enggak ada kesulitan sama sekali, pelayanannya cepat," katanya.
Intan menggunakan dananya untuk kebutuhan harian dan biaya transportasi kerja. Septi Rahayu, karyawan rumah sakit, menilai program ini sangat membantu keluarganya. Ia berharap pemerintah semakin akurat dalam menyalurkan data penerima. "Rp600 ribu ini sangat berguna untuk kebutuhan rumah tangga," ujarnya.
Kantorpos Depok memulai penyaluran BSU sejak 3 Juli 2025, dengan cakupan wilayah 11 kecamatan dan dilakukan melalui 10 kantor cabang, 2 layanan eksternal (LE), serta armada mobile service demi menjangkau seluruh penerima bantuan. "Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Penyaluran berjalan lancar karena kami memaksimalkan seluruh layanan yang kami miliki," kata Supervisor Pelayanan Kantorpos KC Depok Sentosa Raya, Euis Juhrotul Sopiati, Senin (14/7/2025). Baca juga: Catat Cara dan Syarat Mencairkan BSU 2025 di Kantorpos
Ia pun tak menampik ada sejumlah kendala teknis yang dihadapi saat melakukan penyaluran BSU seperti data alokasi yang belum tersedia meski penerima sudah menerima informasi. Walau begitu, kendala ini dapat diatasi dengan menyarankan masyarakat rutin mengecek status mereka melalui aplikasi Pospay milik PosIND, situs resmi Kemnaker, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Pada kesempatan itu, Euis juga mengungkapkan kegembiraannya karena pihaknya telah mendapat kepercayaan menyalurkan BSU ini. Menurutnya, dana BSU ini sangat bermanfaat bagi para masyarakat. Lebih dari sekadar distribusi dana, BSU juga memberikan dampak nyata bagi penerima bantuan.
Euis mengatakan salah satu manfaat itu dirasakan dari seorang pengemudi ojek online yang menerima BSU. Menurutnya, pengemudi tersebut merasa terbantu dengan adanya BSU ini karena tidak memiliki uang sama sekali sebelum menerima bantuan. "Dengan menerima bantuan sangat terbantu. Alhamdulillah sangat bermanfaat sekali," ujarnya.
Penyaluran BSU yang dilakukan Kantorpos Depok Sentosa Raya ini menuai apresiasi dari warga penerima BSU, khususnya para pekerja yang terdafatar sebagai penerima. Salah satunya, Abdul Rahman Renhoran, seorang petugas keamanan di sebuah apartemen. Ia menyebut bantuan ini sangat membantu kebutuhan harian dan transportasi. "Pelayanannya cukup mudah dan gampang," katanya.
Apresiasi juga disampaikan Dian Dwi Prastyo, karyawan gudang yang juga baru pertama kali menerima BSU. Ia mengapresiasi kemudahan pencairan yang dilakukan di Kantorpos. "Cuma bawa KTP dan tunjukkan barcode dari aplikasi Pospay. Dana langsung cair," ucapnya. Baca juga: Resmi! Pemerintah Beri 5 Paket Insentif Ekonomi, Ada Subsidi Upah hingga Diskon Tarif Tol
Ia menilai BSU sangat bermanfaat sebagai penyangga ekonomi yang penting bagi pekerja bergaji di bawah UMR. Penerima lainnya, Intan Akmalia, juga memuji kemudahan aplikasi Pospay. "Enggak ada kesulitan sama sekali, pelayanannya cepat," katanya.
Intan menggunakan dananya untuk kebutuhan harian dan biaya transportasi kerja. Septi Rahayu, karyawan rumah sakit, menilai program ini sangat membantu keluarganya. Ia berharap pemerintah semakin akurat dalam menyalurkan data penerima. "Rp600 ribu ini sangat berguna untuk kebutuhan rumah tangga," ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :