Pembangunan Jalan Usaha Tani di Bondowoso Tingkatkan Produktivitas Petani
Kamis, 10 Juli 2025 - 18:15 WIB
loading...
Pembangunan JUT ini tidak hanya memperlancar akses fisik ke lahan pertanian, tetapi juga menurunkan biaya operasional dan mengurangi kebutuhan tenaga kerja. FOTO/IST
A
A
A
BONDOWOSO - Akses petani ke lahan pertanian di Desa Suco Lor, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, kini semakin mudah berkat pembangunan jalan usaha tani (JUT) oleh PT East West Seed Indonesia (EWINDO). Perusahaan benih sayuran hibrida Cap Panah Merah ini membangun jalan tersebut sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja petani.
Pembangunan JUT ini tidak hanya memperlancar akses fisik ke lahan pertanian, tetapi juga menurunkan biaya operasional dan mengurangi kebutuhan tenaga kerja. Dengan adanya jalan ini, kendaraan bermotor kini bisa masuk langsung ke area tanam, sehingga proses pengangkutan hasil panen menjadi lebih mudah dan cepat.
"Biasanya untuk panen tomat dari 1.000 tanaman dibutuhkan empat orang. Sekarang cukup dua orang karena motor sudah bisa masuk ke sawah,” ujar Hidayat Jati, salah satu petani Desa Suco Lor dalam keterangannya, Kamis (10/7/2025).
Efisiensi ini sangat dirasakan oleh para petani, yang kini lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitas pertaniannya.
Senada dengan itu, petani lain seperti Akip Kiptiye dan Sugianto juga menyambut positif pembangunan JUT ini. "Akses jalan yang enak bikin petani lebih semangat ke sawah,” ujar Akip. Sugianto menambahkan, “Jalan mulus membuat fulus semakin maknyus," katanya.
Senior GM HR & Corporate Secretary EWINDO, Faisal Reza, menyampaikan bahwa pembangunan JUT ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendampingi petani mencapai “Panen Makmur”—sebuah visi yang mengedepankan produktivitas, keberlanjutan, dan kesejahteraan petani secara bersamaan.
"Sebagai sahabat petani yang terbaik, kami tidak hanya menyediakan benih unggul, tapi juga aktif membangun sistem pertanian hortikultura yang tangguh dan berkelanjutan," ujar Faisal.
Pembangunan JUT ini tidak hanya memperlancar akses fisik ke lahan pertanian, tetapi juga menurunkan biaya operasional dan mengurangi kebutuhan tenaga kerja. Dengan adanya jalan ini, kendaraan bermotor kini bisa masuk langsung ke area tanam, sehingga proses pengangkutan hasil panen menjadi lebih mudah dan cepat.
"Biasanya untuk panen tomat dari 1.000 tanaman dibutuhkan empat orang. Sekarang cukup dua orang karena motor sudah bisa masuk ke sawah,” ujar Hidayat Jati, salah satu petani Desa Suco Lor dalam keterangannya, Kamis (10/7/2025).
Efisiensi ini sangat dirasakan oleh para petani, yang kini lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitas pertaniannya.
Senada dengan itu, petani lain seperti Akip Kiptiye dan Sugianto juga menyambut positif pembangunan JUT ini. "Akses jalan yang enak bikin petani lebih semangat ke sawah,” ujar Akip. Sugianto menambahkan, “Jalan mulus membuat fulus semakin maknyus," katanya.
Senior GM HR & Corporate Secretary EWINDO, Faisal Reza, menyampaikan bahwa pembangunan JUT ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendampingi petani mencapai “Panen Makmur”—sebuah visi yang mengedepankan produktivitas, keberlanjutan, dan kesejahteraan petani secara bersamaan.
"Sebagai sahabat petani yang terbaik, kami tidak hanya menyediakan benih unggul, tapi juga aktif membangun sistem pertanian hortikultura yang tangguh dan berkelanjutan," ujar Faisal.
Lihat Juga :