Banjir Rendam Underpass Cawang, Macet Parah dan Motor-motor Mogok
Minggu, 06 Juli 2025 - 20:22 WIB
loading...
Hujan deras yang mengguyur Jakarta menyebabkan sejumlah jalan terendam banjir, salah satunya di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur tepatnya di underpass Cawang. Foto/Danandaya Arya Putra
A
A
A
JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur Jakarta menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam banjir, salah satunya di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur atau tepatnya di underpass Cawang. Banjir Jakarta tersebut membuat beberapa kendaraan mati mesin alias mogok hingga kemacetan lalulintas tak bisa dihindari.
Salah satu warga, Suryadi menyampaikan bahwa banjir mulai menggenangi jalan tersebut sejak pukul 16.00 WIB. Berselang 30 menit kemudian ketinggian air di underpass Cawang di atas batas hingga membuat kendaraan tidak bisa melintas.
Baca juga: 50 RT di Jakarta Diterjang Banjir, Cawang Terendam 2,6 Meter
"Banjir sih pukul 16.00 WIB, mulai macet atau gak bisa lewat kendaraan itu sekitar pukul 16.30 WIB," ujar warga sekitar Suryadi, Minggu (6/7/2025).
Meski sudah tau bahwa underpass tersebut terendam banjir, sejumlah pengendara terkadang masih nekat melintas. Alhasil beberapa kendaraan yang nekat itu akhirnya mati mesin di tengah banjir.
"Yang maksa jalan pada mogok soalnya air sudah setinggi betis sih tadi, kebanyakan pada muter balik. Kalau paling tinggi se paha sekitar 70 cm lah," tuturnya.
Dia menyebut bahwa underpass Cawang memang dikenal rawan banjir. Namun banjir tahun ini lebih baik ketimbang sebelumnya sejak adanya pembangunan stasiun kereta cepet Whoosh.
Baca juga: Banjir Setinggi 2 Meter Rendam Kampung Melayu, Warga: Belum Ada Bantuan Makanan
"Udah sering banjir, sebelum ada pembangunan KCIC itu banjir lebih parah, ini karena ada pembangunan kelar jalan rada tinggi, jadi lumayan lah ga kaya tahun-tahun sebelumnya," tuturnya.
Hingga pukul 19.00 WIB banjir masih merendam underpass Cawang tersebut. Sejumlah kendaraan pun ada yang mengalami mati mesin ketika nekat menerobos banjir itu.
Namun mayoritas pengendara memilih untuk memutar balik untuk mencari jalan alternatif.
Salah satu warga, Suryadi menyampaikan bahwa banjir mulai menggenangi jalan tersebut sejak pukul 16.00 WIB. Berselang 30 menit kemudian ketinggian air di underpass Cawang di atas batas hingga membuat kendaraan tidak bisa melintas.
Baca juga: 50 RT di Jakarta Diterjang Banjir, Cawang Terendam 2,6 Meter
"Banjir sih pukul 16.00 WIB, mulai macet atau gak bisa lewat kendaraan itu sekitar pukul 16.30 WIB," ujar warga sekitar Suryadi, Minggu (6/7/2025).
Meski sudah tau bahwa underpass tersebut terendam banjir, sejumlah pengendara terkadang masih nekat melintas. Alhasil beberapa kendaraan yang nekat itu akhirnya mati mesin di tengah banjir.
"Yang maksa jalan pada mogok soalnya air sudah setinggi betis sih tadi, kebanyakan pada muter balik. Kalau paling tinggi se paha sekitar 70 cm lah," tuturnya.
Dia menyebut bahwa underpass Cawang memang dikenal rawan banjir. Namun banjir tahun ini lebih baik ketimbang sebelumnya sejak adanya pembangunan stasiun kereta cepet Whoosh.
Baca juga: Banjir Setinggi 2 Meter Rendam Kampung Melayu, Warga: Belum Ada Bantuan Makanan
"Udah sering banjir, sebelum ada pembangunan KCIC itu banjir lebih parah, ini karena ada pembangunan kelar jalan rada tinggi, jadi lumayan lah ga kaya tahun-tahun sebelumnya," tuturnya.
Hingga pukul 19.00 WIB banjir masih merendam underpass Cawang tersebut. Sejumlah kendaraan pun ada yang mengalami mati mesin ketika nekat menerobos banjir itu.
Namun mayoritas pengendara memilih untuk memutar balik untuk mencari jalan alternatif.
(shf)
Lihat Juga :