Ketua BK Teknik Industri PII Dianugerahi Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama dari ITB
Sabtu, 05 Juli 2025 - 20:31 WIB
loading...
Ketua Badan Kejuruan Teknik Industri PII Wiza Hidayat dianugerahi penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama dari ITB. Penghargaan ini bertepatan dengan peringatan 105 tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia (PTTI). Foto: Ist
A
A
A
BANDUNG - Ketua Badan Kejuruan Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia(BKTI PII) Wiza Hidayat dianugerahi penghargaan “Ganesa Wirya Jasa Utama” dari Institut Teknologi Bandung (ITB) . Penghargaan ini bertepatan dengan peringatan 105 tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia (PTTI).
Wiza Hidayat merupakan pengusaha, Pendiri & CEO Arkadia Works, yang dinilai berkontribusi signifikan dalam pengembangan infrastruktur dan pendanaan pendidikan di Fakultas Teknologi Industri ITB.
Baca juga: Dua Profesor ITB Dapat Penghargaan Atas Penelitian Sains
Kontribusinya menunjukkan kepedulian jangka panjang terhadap kemajuan pendidikan teknik di ITB dan memperkuat sinergi alumni dengan institusi.
Wiza memimpin inisiatif penggalangan endowment fund untuk Program Studi Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa. Dalam kiprahnya sebagai pengusaha, Wiza terlibat langsung sebagai Dosen Praktisi Industri Fakultas Teknologi Industri serta menjabat Dewan Penasihat Program Studi Sarjana Teknik Industri & Manajemen Rekayasa ITB.
Melalui perusahaannya, Wiza turut membawa misi sosial melalui program CSR denganmenyumbangkan desain dan pendanaan untuk merenovasi Perpustakaan, Student Lounge S1 di Gedung Labtek III, dan Taman Batu menjadikan ruang-ruang tersebut lebih fungsional dan mendukung kegiatan akademik mahasiswa.
“Terima kasih kepada Rektor ITB Prof Tatacipta Dirgantara atas kehormatan Ganesa Wirya Jasa Utama yang dianugerahkan kepada saya. Sesungguhnya kontribusi saya sangat kecil dibanding ilmu dan nilai kehidupan yang telah saya terima dari kampus teknik terbaik ini. Saya berharap ITB terus menjadi pelopor inovasi serta mencetak generasi terbaik bangsa,” ujar Wiza, belum lama ini.
Prof Tatacipta Dirgantara mengapresiasi kepada para penerima penghargaan. Dalam sambutannya, dia menuturkan peringatan ini bukan sekadar mengenang sejarah melainkan menatap masa depan pendidikan teknik di tengah dunia yang berubah cepat.
“Kampus akan terus berevolusi. Pengetahuan bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kebijaksanaan dan kemanusiaan,” ucapnya.
Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama adalah penghargaan bagi pihak-pihak yang telah menunjukkan jasa atau mempunyai prestasi luar biasa dalam mendukung pengembangan institusi ITB.
Pada tahun ini, tercatat total 34 individu dan lembaga menerima penghargaan atas kontribusi dan prestasi di berbagai bidang dalam 6 kategori penghargaan sebagai berikut:
1. Ganesa Widya Jasa Adiutama
2. Ganesa Wirya Jasa Adiutama
3. Ganesa Widya Jasa Utama
4. Ganesa Wirya Jasa Utama
5. Ganesa Widya Jasa
6. Ganesa Wira Adiutama
Peringatan 105 Tahun PTTI ini menjadi momentum refleksi dan inspirasi sekaligusmengukuhkan komitmen ITB untuk terus membangun Indonesia melalui pendidikan tinggi teknik, inovasi, serta kolaborasi berkelanjutan.
Acara ini dihadiri berbagai tokoh masyarakat yang dinilai memberikan kontribusi signifikan kepada ITB antara lain Menteri Pendidikan Nasional 2009-2014 Prof Muhammad Nuh yang juga memberikan Orasi Ilmiah, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, Pimpinan Dexa Group Ferry Soetikno, dan Bupati Serang periode 2016-2024 Ratu Tatu Chasanah.
Wiza Hidayat merupakan pengusaha, Pendiri & CEO Arkadia Works, yang dinilai berkontribusi signifikan dalam pengembangan infrastruktur dan pendanaan pendidikan di Fakultas Teknologi Industri ITB.
Baca juga: Dua Profesor ITB Dapat Penghargaan Atas Penelitian Sains
Kontribusinya menunjukkan kepedulian jangka panjang terhadap kemajuan pendidikan teknik di ITB dan memperkuat sinergi alumni dengan institusi.
Wiza memimpin inisiatif penggalangan endowment fund untuk Program Studi Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa. Dalam kiprahnya sebagai pengusaha, Wiza terlibat langsung sebagai Dosen Praktisi Industri Fakultas Teknologi Industri serta menjabat Dewan Penasihat Program Studi Sarjana Teknik Industri & Manajemen Rekayasa ITB.
Melalui perusahaannya, Wiza turut membawa misi sosial melalui program CSR denganmenyumbangkan desain dan pendanaan untuk merenovasi Perpustakaan, Student Lounge S1 di Gedung Labtek III, dan Taman Batu menjadikan ruang-ruang tersebut lebih fungsional dan mendukung kegiatan akademik mahasiswa.
“Terima kasih kepada Rektor ITB Prof Tatacipta Dirgantara atas kehormatan Ganesa Wirya Jasa Utama yang dianugerahkan kepada saya. Sesungguhnya kontribusi saya sangat kecil dibanding ilmu dan nilai kehidupan yang telah saya terima dari kampus teknik terbaik ini. Saya berharap ITB terus menjadi pelopor inovasi serta mencetak generasi terbaik bangsa,” ujar Wiza, belum lama ini.
Prof Tatacipta Dirgantara mengapresiasi kepada para penerima penghargaan. Dalam sambutannya, dia menuturkan peringatan ini bukan sekadar mengenang sejarah melainkan menatap masa depan pendidikan teknik di tengah dunia yang berubah cepat.
“Kampus akan terus berevolusi. Pengetahuan bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga kebijaksanaan dan kemanusiaan,” ucapnya.
Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Utama adalah penghargaan bagi pihak-pihak yang telah menunjukkan jasa atau mempunyai prestasi luar biasa dalam mendukung pengembangan institusi ITB.
Pada tahun ini, tercatat total 34 individu dan lembaga menerima penghargaan atas kontribusi dan prestasi di berbagai bidang dalam 6 kategori penghargaan sebagai berikut:
1. Ganesa Widya Jasa Adiutama
2. Ganesa Wirya Jasa Adiutama
3. Ganesa Widya Jasa Utama
4. Ganesa Wirya Jasa Utama
5. Ganesa Widya Jasa
6. Ganesa Wira Adiutama
Peringatan 105 Tahun PTTI ini menjadi momentum refleksi dan inspirasi sekaligusmengukuhkan komitmen ITB untuk terus membangun Indonesia melalui pendidikan tinggi teknik, inovasi, serta kolaborasi berkelanjutan.
Acara ini dihadiri berbagai tokoh masyarakat yang dinilai memberikan kontribusi signifikan kepada ITB antara lain Menteri Pendidikan Nasional 2009-2014 Prof Muhammad Nuh yang juga memberikan Orasi Ilmiah, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, Pimpinan Dexa Group Ferry Soetikno, dan Bupati Serang periode 2016-2024 Ratu Tatu Chasanah.
(jon)
Lihat Juga :