PBNU Dukung Fatwa Haram Sound Horeg karena Resahkan dan Banyak Mudharatnya

Sabtu, 05 Juli 2025 - 17:31 WIB
loading...
PBNU Dukung Fatwa Haram...
PBNU mendukung fatwa haram sound horeg karena dinilai telah meresahkan warga dan banyak mudharatnya. Keberadaan suara sound horeg juga membuat orang joget berlebihan. Foto: Dok SindoNews
A A A
SURABAYA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung fatwa haram sound horeg karena dinilai telah meresahkan warga dan banyak mudharatnya. Keberadaan suara dari sound horeg juga membuat orang joget berlebihan.

Bahkan, membuat rusak atau memecahkan kaca rumah akibat suara sound horeg yang menggelegar. Pro kontra fatwa haram sound horeg mendapat perhatian dari PBNU seperti yang disampaikan Ketua Tanfidziyah PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi.

Baca juga: Fatwa Ponpes Besuk Pasuruan: Sound Horeg Hukumnya Haram, Ini Alasannya

Menurut dia, sound horeg sudah meresahkan masyarakat, juga mengganggu ketertiban umum. Salah satunya membuat kaca rumah warga pecah karena getaran dan kerasnya suara sound horeg.

“Memang harus ada batasan, bukan membuat suaranya lebih keras hingga membuat resah masyarakat,” ujar Gus Fahrur yang juga Wakil Sekjen MUI ini, Sabtu (5/7/2025).

Seperti diketahui, sound horeg yang suaranya khas dengan kekuatan bass dan getaran kuat saat ini menjadi perbincangan. Bahkan, muncul fatwa haram dari kalangan ulama se-Jawa Timur dengan pertimbangan lebih banyak mudharatnya dibandingkan manfaat.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Mengenal Lambung Turah:...
Mengenal Lambung Turah: Kreator yang Konsisten Menjelajahi Kuliner Blusukan di Jawa Timur
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Rekomendasi
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
BPOM Temukan 14 Kosmetik...
BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Ini Daftarnya!
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 17 Minggu, 19 Juli 2026: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Tumbuh
Berita Terkini
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
Semarak Nobar Spanyol...
Semarak Nobar Spanyol vs Argentina di Senayan Park
Ribuan Warga Mulai Padati...
Ribuan Warga Mulai Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng
Jambret Bercelurit Ditangkap...
Jambret Bercelurit Ditangkap Petugas Dishub di CFD Rasuna Said, 1 Pelaku Kabur
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved