Polisi Pulangkan 6 Orang yang Sempat Ditangkap saat Demo Sopir Truk
Kamis, 03 Juli 2025 - 07:29 WIB
loading...
Polisi memulangkan enam orang yang sebelumnya sempat diamankan saat demo sopir truk di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Foto/Muhammad Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Polisi memulangkan enam orang yang sebelumnya sempat diamankan saat demo sopir truk di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Diketahui, aksi demo itu menolak kebijakan Over Dimension Over Load ( ODOL ).
“(6 orang yang sempat diamankan) sudah dipulangkan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Kamis (3/7/2025).
Dengan demikian, keenam orang itu tak diproses hukum lebih lanjut oleh polisi. Sekadar informasi, polisi menangkap enam orang terkait aksi unjuk rasa menolak kebijakan Zero Over Load Over Dimension (ODOL) di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2025).
Baca juga: Airlangga Respons soal Demo Sopir Truk ODOL, Janji Carikan Solusi
"Kurang lebih tadi ada enam orang yang ditangkap," ungkap Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Askhabul Kahfi kepada wartawan, Rabu (2/7/2025).
Kahfi tak merinci atas alasan enam orang itu ditangkap. Namun demikian, menurutnya enam orang itu akan dimintai keterangan lebih lanjut.
"Nanti akan kita mintai keterangan lebih lanjut," ungkap dia.
Kahfi juga mengungkap alasan polisi melakukan pembubaran terhadap massa pengunjuk rasa. Dia mengatakan, massa dibubarkan lantaran tidak tertiba dalam menyampaikan aspirasinya.
"Kita sudah memberikan toleransi waktu. Kegiatan tidak berjalan dengan tertib. Namun demikian kita liat sendiri mereka menutup jalan kembali kemudian mengancam, sehingga dengan terpaksa kita lakukan penertiban," tuturnya.
“(6 orang yang sempat diamankan) sudah dipulangkan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Kamis (3/7/2025).
Dengan demikian, keenam orang itu tak diproses hukum lebih lanjut oleh polisi. Sekadar informasi, polisi menangkap enam orang terkait aksi unjuk rasa menolak kebijakan Zero Over Load Over Dimension (ODOL) di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2025).
Baca juga: Airlangga Respons soal Demo Sopir Truk ODOL, Janji Carikan Solusi
"Kurang lebih tadi ada enam orang yang ditangkap," ungkap Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Askhabul Kahfi kepada wartawan, Rabu (2/7/2025).
Kahfi tak merinci atas alasan enam orang itu ditangkap. Namun demikian, menurutnya enam orang itu akan dimintai keterangan lebih lanjut.
"Nanti akan kita mintai keterangan lebih lanjut," ungkap dia.
Kahfi juga mengungkap alasan polisi melakukan pembubaran terhadap massa pengunjuk rasa. Dia mengatakan, massa dibubarkan lantaran tidak tertiba dalam menyampaikan aspirasinya.
"Kita sudah memberikan toleransi waktu. Kegiatan tidak berjalan dengan tertib. Namun demikian kita liat sendiri mereka menutup jalan kembali kemudian mengancam, sehingga dengan terpaksa kita lakukan penertiban," tuturnya.
(rca)
Lihat Juga :