Tari Mandau Kolosal Pulang Pisau Pecahkan Rekor Dunia MURI!

Rabu, 02 Juli 2025 - 14:36 WIB
loading...
Tari Mandau Kolosal...
MURI mencatatkan Tari Mandau ini sebagai rekor dunia.
A A A
Peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Pulang Pisau tahun ini dihiasi dengan sebuah pencapaian luar biasa. Tari Mandau kolosal yang spektakuler, melibatkan lebih dari 1.000 penari, tak hanya berhasil mencatatkan namanya di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), tetapi justru langsung dinobatkan sebagai rekor dunia, Rabu (2/7/2025).

Awalnya, ada dugaan tarian ini hanya akan tercatat sebagai rekor nasional. Namun, Senior Manager MURI, Triyono, yang langsung memverifikasi di Stadion HM Sanusi, mengklarifikasi bahwa skala dan makna dari pertunjukan ini jauh melampaui batasan Indonesia.

"MURI mencatatkan Tari Mandau ini sebagai rekor dunia," tegas Triyono, mengungkapkan kebanggaannya.

Triyono menjelaskan bahwa proses koordinasi untuk pemecahan rekor ini telah berlangsung intensif sejak Mei lalu, dengan berbagai syarat dan ketentuan ketat yang harus dipenuhi. Keputusan mencatat Tari Mandau sebagai rekor dunia bukan tanpa alasan. Tarian kolosal ini bukan sekadar pertunjukan seni biasa, melainkan warisan budaya yang kaya akan makna dan nilai, serta menjadi identitas kuat masyarakat Pulang Pisau.

"Dengan menjaga budaya, kita juga menjaga jiwa dan jati diri bangsa Indonesia. Inilah alasan MURI mencatatkan tarian ini sebagai rekor dunia," imbuhnya.

MURI pun tak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Dewan Adat Dayak (DAD), dan seluruh masyarakat yang telah bersinergi menciptakan mahakarya ini. Ini adalah bukti nyata bahwa budaya Tari Mandau kolosal adalah milik Indonesia, dipersembahkan untuk dunia.

Komitmen Melestarikan Budaya Lokal

Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa'i, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas pengakuan ini. Ia mengungkapkan bahwa komitmennya bersama DAD untuk melestarikan dan mengangkat potensi budaya masyarakat telah membuahkan hasil yang luar biasa.

"Budaya yang kita miliki adalah identitas dan menjadi komitmen kami untuk menciptakan Pulang Pisau Berbudaya dengan mengangkat dan melestarikan keanekaragaman budaya yang dimiliki," ucapnya.

Ahmad Rifa'i juga menegaskan bahwa pencatatan Tari Mandau ke dalam rekor MURI ini adalah bagian dari upaya pelestarian budaya lokal agar tak tergerus kemajuan zaman. Selain itu, ini juga diharapkan dapat membangkitkan semangat generasi muda untuk terus menjaga warisan budaya Kabupaten Pulang Pisau.

"Bukan hanya Tari Mandau, masih banyak keanekaragaman budaya yang kita miliki untuk terus kita jaga dan diwariskan ke anak cucu," tambahnya.

Peristiwa bersejarah ini disaksikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, yang juga menjabat Ketua Dewan Adat Dayak, bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo dan istri. Kehadiran mereka tak hanya memeriahkan hari jadi kabupaten, tetapi juga memberikan dukungan penuh kepada seluruh penari yang telah menorehkan sejarah.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
20 Ribu Peserta Himpun...
20 Ribu Peserta Himpun 122.554 Pantun, Jambi Ukir Rekor Baru
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
Pecahkan Rekor MURI,...
Pecahkan Rekor MURI, 1.640 Pekerja KPB Bersihkan Kilang hingga Ketinggian 120 Meter
Pamerkan Risalah Inovasi...
Pamerkan Risalah Inovasi Migas Terbanyak, Regional Indonesia Timur Catat Rekor Muri
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Agustiar Bertekad Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Integrasi Budaya dan...
Integrasi Budaya dan Keamanan: Emi Wiranto Raih Gelar Doktor dan Penghargaan MURI Kartini
Captain Gema Goeyardi...
Captain Gema Goeyardi Raih Penghargaan MURI, Torehkan Prestasi Dunia di Bidang Penerbangan
Ukir Tiga Rekor MURI...
Ukir Tiga Rekor MURI Libatkan 3.500 Anak Yatim, dr. Ayu Widyaningrum Cetak Sejarah di Ramadan 2026
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved