Inpres Percepatan Pembangunan Pulau Enggano, Legislator Partai Perindo Bengkulu Edi Hariyanto: Ini yang Ditunggu Masyarakat!

Senin, 30 Juni 2025 - 13:59 WIB
loading...
Inpres Percepatan Pembangunan...
Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Partai Perindo, Edi Hariyanto menyambut antusias terbitnya Inpres tentang Percepatan Pembangunan Pulau Enggano, di Bengkulu. Foto/Dok.SindoNews
A A A
BENGKULU - Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Partai Perindo yang dikenal dengan Partai Kita, Edi Hariyanto menyambut antusias terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) tentang Percepatan Pembangunan Pulau Enggano di Provinsi Bengkulu. Dia menilai kebijakan ini menjadi langkah cepat dan konkret pemerintah pusat dalam menyelamatkan serta mempercepat pembangunan bagi lebih dari 4.000 jiwa warga yang tinggal di salah satu pulau terluar Indonesia tersebut.

“Saya memberikan apresiasi, apa yang diberlakukan oleh Presiden kepada Pulau Enggano itu luar biasa, karena inilah yang ditunggu masyarakat Pulau Enggano,” ujar anggota Komisi II DPRD Kota Bengkulu ini, Kamis (26/6/2025).

Baca juga: Partai Perindo Apresiasi Putusan MK soal Pemilu Serentak: Momentum Perbaikan Demokrasi dan Kualitas Pemilu

Edi mengatakan, Inpres yang ditandatangani Prabowo Subianto pada 24 Juni lalu ini akan mempercepat pelaksanaan program-program strategis nasional di Pulau Enggano, tanpa terhambat birokrasi panjang di tingkat kementerian atau pemerintah daerah.

Proyek infrastruktur dasar seperti pelabuhan, bandara, jalan, listrik, air bersih, sekolah hingga puskesmas kini bisa langsung dikerjakan secara lintas kementerian.

“Harapan kita dengan Inpres ini, pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai yang merupakan pintu akses masyarakat Pulau Enggano untuk ke daratan cepat diselesaikan, sehingga kapal feri KM Pulau Telo bisa kembali melayani rute Pulau Enggano ke Pulau Baai Bengkulu yang selama empat bulan terakhir terisolasi,” tuturnya.

Baca juga: Aksi Nyata Perindo Bersih-bersih Pantai di Bali, Warga Berharap Terus Berlanjut di Lokasi Berbeda

Seperti diketahui, pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai, satu-satunya jalur logistik yang menghubungkan pulau ke daratan membuat kapal feri tidak bisa bersandar. Akibatnya, hasil bumi warga tak bisa dijual dan perekonomian pun lumpuh.

Selain itu, lanjut Edi, Inpres akan meningkatkan pembangunan infrastruktur lainnya seperti jalan antar-desa, dermaga, fasilitas wisata, layanan kesehatan, hingga pendidikan.

"Dengan Inpres diharapkan juga ada bantuan mesin untuk pengolahan hasil bumi seperti pisang dan ikan, agar produk lokal memiliki nilai jual lebih tinggi dan meningkatkan pendapatan warga Enggano," tuturnya.

Edi menegaskan, posisi Pulau Enggano sebagai wilayah terluar sangat strategis. Masyarakat di sana tidak hanya menjaga kedaulatan teritorial laut Indonesia.

Tetapi juga menyimpan potensi ekonomi dan pariwisata yang besar jika diberikan dukungan pembangunan yang memadai.

“Dukungan anggaran ke Pulau Enggano akan lebih besar. Dengan adanya Inpres memungkinkan pemerintah pusat mengalokasikan anggaran khusus (off budget APBD atau lintas kementerian) di luar anggaran rutin. Dana bisa langsung masuk melalui proyek nasional prioritas tanpa menunggu proposal daerah,” terangnya.

Lulusan Magister Manajemen Universitas Bengkulu ini meyakini, dengan Inpres ini Pulau Enggano akan mengalami lompatan pembangunan. Ketergantungan pada keuangan daerah yang selama ini menjadi kendala bisa diatasi melalui kerja lintas sektor kementerian atau lembaga.

“Pulau Enggano dengan dikeluarkannya Inpres khusus yang ditandatangani Presiden Prabowo bisa mengalami lonjakan pembangunan yang selama ini lambat akibat ketergantungan keuangan daerah. Saya yakin Pulau Enggano akan lebih baik dan lebih sejahtera ke depan," kata Edi.

Di sisi lain, Edi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Indonesia National Shipowners Association (INSA) Provinsi Bengkulu menyoroti progres pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai.

Dia menyebut pengerukan terus dioptimalkan dengan tambahan alat berat seperti dua ekskavator dan dua loader yang membantu mempercepat proses.

“Masalah utamanya adalah longsoran pasir yang terus terjadi, sehingga meski sudah dikeruk, pasir kembali menutup alur dan memperlambat proses pengerukan,” ungkapnya. Proses ini ditargetkan rampung pada 3 Juli mendatang.

Pengerukan ini dinilai penting karena alur pelabuhan yang dangkal menghambat keluar-masuk kapal niaga, sehingga berdampak pada kelancaran logistik dan aktivitas ekspor-impor di wilayah Bengkulu. INSA berharap pengerjaan selesai tepat waktu dan tidak ada kendala besar hingga tenggat waktu yang ditetapkan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Rekomendasi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Babak Pertama: Arab...
Babak Pertama: Arab Saudi vs Cape Verde Imbang Tanpa Gol, Blue Sharks Sementara di Jalur Lolos
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved