Keguncangan Hayam Wuruk Akibat Mundurnya Gajah Mada usai Perang Bubat
Minggu, 29 Juni 2025 - 09:01 WIB
loading...
A
A
A
Gaya pemerintahan Majapahit yang signifikan berubah tentu mempengaruhi interaksi Hayam Wuruk dengan rakyatnya. Hayam Wuruk kerap turun langsung blusukan mengunjungi berbagai daerah di Jawa Timur. Hal ini membuat raja kian memahami kebutuhan rakyat jelata
Kemudian, membuat lebih banyak lagi perubahan, salah satunya mengundang setiap bangsawan dan pimpinan kabupaten ke ibu kota dalam sebuah pertemuan nasional yang diadakan setiap Maret. Dalam pertemuan itu, raja menekankan pentingnya memperhatikan wilayah pedesaan.
"Kalian harus teguh mengemban tugas sebagai kelas Wseyanya petani, teguh pada apa pun yang akan menghasilkan kemakmuran desa-desa di kabupaten; tetaplah berpegang pada prinsip itu! Jembatan, bendungan, jalan-jalan utama, rumah, dan seterusnya. Segala macam fasilitas umum yang berguna harus ditata," demikian syair yang berkembang dikisahkan pada Nagarakretagama.
Bab lainnya mengisahkan secara rinci kunjungan Hayam Wuruk ke sekeliling wilayah pedesaan. Para penduduk berbaris di tepi jalan, menanti kemunculan raja. Laksana umbul- umbul, gapura diberi hiasan pada kedua sisinya.
Semua kereta dikumpulkan di sisi-sisi jalan agar orang bisa berdiri di atasnya untuk menonton iring-iringan kerajaan dari kejauhan. Sambutan begitu meriah mengiringi kedatangan Raja Hayam Wuruk.
Kemudian, membuat lebih banyak lagi perubahan, salah satunya mengundang setiap bangsawan dan pimpinan kabupaten ke ibu kota dalam sebuah pertemuan nasional yang diadakan setiap Maret. Dalam pertemuan itu, raja menekankan pentingnya memperhatikan wilayah pedesaan.
"Kalian harus teguh mengemban tugas sebagai kelas Wseyanya petani, teguh pada apa pun yang akan menghasilkan kemakmuran desa-desa di kabupaten; tetaplah berpegang pada prinsip itu! Jembatan, bendungan, jalan-jalan utama, rumah, dan seterusnya. Segala macam fasilitas umum yang berguna harus ditata," demikian syair yang berkembang dikisahkan pada Nagarakretagama.
Bab lainnya mengisahkan secara rinci kunjungan Hayam Wuruk ke sekeliling wilayah pedesaan. Para penduduk berbaris di tepi jalan, menanti kemunculan raja. Laksana umbul- umbul, gapura diberi hiasan pada kedua sisinya.
Semua kereta dikumpulkan di sisi-sisi jalan agar orang bisa berdiri di atasnya untuk menonton iring-iringan kerajaan dari kejauhan. Sambutan begitu meriah mengiringi kedatangan Raja Hayam Wuruk.
(jon)
Lihat Juga :