Ada Vending Machine Daging Sapi-Ayam di Jakarta Fair 2025
Rabu, 25 Juni 2025 - 19:28 WIB
loading...
Inovasi terbaru dilakukan Perumda Dharma Jaya dengan menghadirkan vending machine di acara tahunan Jakarta Fair 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Inovasi terbaru dilakukan Perumda Dharma Jaya dengan menghadirkan vending machine di acara tahunan Jakarta Fair 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 19 Juni hingga 13 Juli 2025. Mesin penjual otomatis tersebut berada di stan Dharma Jaya yang berada di Hall Anjungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan hal yang membedakan partisipasi di Jakarta Fair tahun ini dari tahun sebelumnya adalah adanya inovasi baru untuk memudahkan masyarakat membeli produk hewani, yaitu vending machine produk protein hewani.
“Vending machine ini memang baru, ini inovasi kita. Saat ini sudah ada dua vending machine yang kita miliki. Sementara dua dulu, karena kita ingin melihat dulu marketnya seperti apa di tengah-tengah masyarakat,” kata Raditya.
Baca juga: Sambut HUT Ke-498 Jakarta, Dharma Jaya Siapkan 1.000 Paket Hewani
“Kalau memang ada masukan, bisa kita tambah dengan perbaikan di mesin itu. Jadi kita sudah letakkan mesin penjual otomatis daging ini di Stasiun MRT Lebakbulus, lalu di Jakarta Fair,” sambungnya.
Sejauh ini, kata dia, tanggapan masyarakat terhadap keberadaan mesin penjual otomatis ini sangat baik. Karena itu, pihaknya akan menambah jumlahnya dan akan diletakkan di semua kantor wali kota.
Produk yang dijual dalam mesin penjual otomatis tersebut adalah produk protein hewani yang unggulan dan premium. Keberadaan mesin ini memang dirancang untuk memberikan pengalaman baru berbelanja, sekaligus menjawab kebutuhan pengunjung.
Baca juga: Lebih dari Sekadar Pameran, Jelajahi Fasilitas Unggulan di Jakarta Fair 2025
“Kami memang mengikuti kemajuan teknologi yang ada sekarang, hal ini selain memudahkan masyarakat bertransaksi, juga memberikan pengalaman baru berbelanja daging dan ikan” ujarnya.
Keikutsertaan di Jakarta Fair 2025, diharapkannya tidak hanya menandai eksistensi Perumda Dharma Jaya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta yang bergerak di ketahanan pangan, tetapi juga menegaskan misi visi perusahaan untuk hadir melayani masyarakat sekaligus memperluas bisnis komersial.
“Kami berharap bisa terus berpartisipasi di Jakarta Fair ini, selain untuk memperkenalkan produk-produk kita, memudahkan masyarakat membeli produk kita, serta dengan adanya vending machine ini bisa dimanfaatkan juga oleh BUMD DKI untuk memasang iklan,” tuturnya.
Dirinya berharap dengan adanya mesin penjual otomatis daging ini, omzet penjualan selama pelaksanaan Jakarta Fair dapat meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp120 juta.
Sementara itu, salah seorang petugas Dharma Jaya Rafli menambahkan pengunjung yang ingin membeli produk daging dan ikan melalui mesin penjual otomatis, tinggal memencet gambar produk yang diinginkan, kemudian muncul barcode pembayaran yang dapat menggunakan QRIS.
“Untuk daging ada sapi dan ayam, ini kualitasnya premium ya, ada steak paketan, short plate, daging sop hingga daging giling. Untuk ikan ada dori dan salmon. Selama ini daging ayam yang paling laku. Ukurannya dari 250-500 gram dengan kisaran harga antara Rp20.000 hingga Rp50.000,” kata Rafli.
Dia menilai harga produk yang ditawarkan di mesin penjual otomatis sangat terjangkau karena sudah diberikan diskon harga mulai dari 8-20 persen, untuk ukuran memang agak kecil, karena disesuaikan dengan kemasan vending machine tersebut.
Seorang pengunjung warga Teluk Gong, Jakarta Utara Lizahari Pratiwi mengaku senang dengan adanya mesin penjual otomatis produk protein hewani di stan Dharma Jaya, karena lebih mudah memilih dan membayar produk yang ingin dibelinya.
“Seru banget ini. Saya baru tahu ada vending machine daging dan ikan di stan Dharma Jaya. Biasanya vending machine untuk camilan ringan atau minuman, sekarang daging dan ikan dalam bentuk frozen, jadi aman banget. Bayarnya gampang lagi, pake QRIS. Biasanya saya beli produk Dharma Jaya di supermarket,” pungkas Lizahari yang membeli daging sapi giling masing-masing 500 gram.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan hal yang membedakan partisipasi di Jakarta Fair tahun ini dari tahun sebelumnya adalah adanya inovasi baru untuk memudahkan masyarakat membeli produk hewani, yaitu vending machine produk protein hewani.
“Vending machine ini memang baru, ini inovasi kita. Saat ini sudah ada dua vending machine yang kita miliki. Sementara dua dulu, karena kita ingin melihat dulu marketnya seperti apa di tengah-tengah masyarakat,” kata Raditya.
Baca juga: Sambut HUT Ke-498 Jakarta, Dharma Jaya Siapkan 1.000 Paket Hewani
“Kalau memang ada masukan, bisa kita tambah dengan perbaikan di mesin itu. Jadi kita sudah letakkan mesin penjual otomatis daging ini di Stasiun MRT Lebakbulus, lalu di Jakarta Fair,” sambungnya.
Sejauh ini, kata dia, tanggapan masyarakat terhadap keberadaan mesin penjual otomatis ini sangat baik. Karena itu, pihaknya akan menambah jumlahnya dan akan diletakkan di semua kantor wali kota.
Produk yang dijual dalam mesin penjual otomatis tersebut adalah produk protein hewani yang unggulan dan premium. Keberadaan mesin ini memang dirancang untuk memberikan pengalaman baru berbelanja, sekaligus menjawab kebutuhan pengunjung.
Baca juga: Lebih dari Sekadar Pameran, Jelajahi Fasilitas Unggulan di Jakarta Fair 2025
“Kami memang mengikuti kemajuan teknologi yang ada sekarang, hal ini selain memudahkan masyarakat bertransaksi, juga memberikan pengalaman baru berbelanja daging dan ikan” ujarnya.
Keikutsertaan di Jakarta Fair 2025, diharapkannya tidak hanya menandai eksistensi Perumda Dharma Jaya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta yang bergerak di ketahanan pangan, tetapi juga menegaskan misi visi perusahaan untuk hadir melayani masyarakat sekaligus memperluas bisnis komersial.
“Kami berharap bisa terus berpartisipasi di Jakarta Fair ini, selain untuk memperkenalkan produk-produk kita, memudahkan masyarakat membeli produk kita, serta dengan adanya vending machine ini bisa dimanfaatkan juga oleh BUMD DKI untuk memasang iklan,” tuturnya.
Dirinya berharap dengan adanya mesin penjual otomatis daging ini, omzet penjualan selama pelaksanaan Jakarta Fair dapat meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp120 juta.
Sementara itu, salah seorang petugas Dharma Jaya Rafli menambahkan pengunjung yang ingin membeli produk daging dan ikan melalui mesin penjual otomatis, tinggal memencet gambar produk yang diinginkan, kemudian muncul barcode pembayaran yang dapat menggunakan QRIS.
“Untuk daging ada sapi dan ayam, ini kualitasnya premium ya, ada steak paketan, short plate, daging sop hingga daging giling. Untuk ikan ada dori dan salmon. Selama ini daging ayam yang paling laku. Ukurannya dari 250-500 gram dengan kisaran harga antara Rp20.000 hingga Rp50.000,” kata Rafli.
Dia menilai harga produk yang ditawarkan di mesin penjual otomatis sangat terjangkau karena sudah diberikan diskon harga mulai dari 8-20 persen, untuk ukuran memang agak kecil, karena disesuaikan dengan kemasan vending machine tersebut.
Seorang pengunjung warga Teluk Gong, Jakarta Utara Lizahari Pratiwi mengaku senang dengan adanya mesin penjual otomatis produk protein hewani di stan Dharma Jaya, karena lebih mudah memilih dan membayar produk yang ingin dibelinya.
“Seru banget ini. Saya baru tahu ada vending machine daging dan ikan di stan Dharma Jaya. Biasanya vending machine untuk camilan ringan atau minuman, sekarang daging dan ikan dalam bentuk frozen, jadi aman banget. Bayarnya gampang lagi, pake QRIS. Biasanya saya beli produk Dharma Jaya di supermarket,” pungkas Lizahari yang membeli daging sapi giling masing-masing 500 gram.
(rca)
Lihat Juga :