Perkuat Ketahanan Pangan, Legislator Partai Perindo Nugra Ramadhan: Petani Milenial Bisa Jadi Pemacu Produksi
Rabu, 25 Juni 2025 - 19:33 WIB
loading...
Anggota DPRD Mukomuko dari Partai Perindo, Nugra Ramadhan optimistis potensi agro dan perikanan bisa makin berkembang melalui peningkatan peran petani milenial. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
MUKOMUKO - Kabupaten Mukomuko di Bengkulu memiliki potensi agro dan perikanan yang tengah dimaksimalkan guna meningkatkan ketahanan dan mencapai swasembada pangan. Peran para petani milenial diyakini mampu mendorong produktivitas sekaligus memastikan regenerasi petani.
Optimisme itu diungkapkan oleh anggota DPRD Mukomuko dari Partai Perindo, Nugra Ramadhan saat menyoroti geliat sektor pertanian di kabupaten paling ujung utara Bengkulu ini.
Baca juga: Kekerasan Seksual Harus Dihapuskan, Puspadaya Perindo: Negara Tak Boleh Abai, Setiap Korban Harus Dilindungi
“Potensi Mukomuko bisa makin berkembang melalui peningkatan peran petani milenial kita, karena mereka sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan ketahanan pangan,” ujar politisi muda berusia 27 tahun ini saat dihubungi pada Selasa (24/6/2025).
Dia juga berharap agar kegiatan program ketahanan pangan di Kabupaten Mukomuko semakin berakselerasi dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden RI dengan terus berkelanjutan.
“Selain pertanian, generasi muda kita juga menggarap potensi budaya dan sumber daya yang ada di Kabupaten Mukomuko. Ini harus dikembangkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat baik di tingkat kabupaten maupun provinsi,” ujar sarjana hukum alumni Universitas Bengkulu ini.
Baca juga: Anggota DPRD Poso dari Partai Perindo Indra Budi A Puahadi Perjuangkan Aspirasi Warga Lore Tengah
Sebelumnya, Nugra yang duduk di Komisi 1 DPRD Mukomuko yang membidangi hukum dan pemerintahan, turut melakukan panen perdana tanaman jagung di lahan Air Muar Estate beberapa waktu lalu.
Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Mukomuko Pitriyani, Danramil 02 Ipuh mewakili Dandim 0428/Mukomuko, dan Kasat Binmas Polres Mukomuko Iptu Agus Sulaiman dalam acara yang digelar di lahan PT Daria Dharma Pratama (PT DDP) tersebut. Selain itu, hadir unsur pimpinan Kecamatan Ipuh, dan Komunitas Petani Millenial.
“Kami dari DPRD Kabupaten Mukomuko sangat mengapresiasi inisiatif PT DDP yang telah menunjukkan peran aktif dalam mendukung ketahanan pangan. Momen dan kehadiran kita bersama ini menegaskan pula betapa positifnya sinergi yang baik antara legislatif, eksekutif yakni jajaran pemerintahan beserta pihak swasta demi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Nugra.
Senada, Kepala Dinas Pertanian Mukomuko Pitriyani menegaskan apresiasi pemkab terhadap aksi dan langkah nyata ini dalam mendukung visi Presiden RI untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Semoga kegiatan ini berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Pitriyani. Panen perdana ini adalah hasil tindak lanjut dari Program Penanaman Jagung Serentak yang dilaksanakan pada 21 Januari 2025 lalu.
Aktivitas Nugra Ramadhan ini juga tak lepas dari apresiasi Wakil Ketua Umum III DPP Partai Perindo Tama Satrya Langkun yang menekankan pentingnya kolaborasi antar anggota DPRD, partai politik, pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program-program yang digulirkan. "Jadi, programnya betul-betul sinergis dan kolaboratif. Karena kalau kita berjalan sendiri-sendiri, saya sangat yakin bahwa kita tidak akan pernah mencapai tujuan secara bersama-sama. Sebaliknya, dengan kerja-kerja bersama maka saya optimistis meraih tujuan pembangunan yang menyejahterakan," tandasnya.
Optimisme itu diungkapkan oleh anggota DPRD Mukomuko dari Partai Perindo, Nugra Ramadhan saat menyoroti geliat sektor pertanian di kabupaten paling ujung utara Bengkulu ini.
Baca juga: Kekerasan Seksual Harus Dihapuskan, Puspadaya Perindo: Negara Tak Boleh Abai, Setiap Korban Harus Dilindungi
“Potensi Mukomuko bisa makin berkembang melalui peningkatan peran petani milenial kita, karena mereka sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan ketahanan pangan,” ujar politisi muda berusia 27 tahun ini saat dihubungi pada Selasa (24/6/2025).
Dia juga berharap agar kegiatan program ketahanan pangan di Kabupaten Mukomuko semakin berakselerasi dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden RI dengan terus berkelanjutan.
“Selain pertanian, generasi muda kita juga menggarap potensi budaya dan sumber daya yang ada di Kabupaten Mukomuko. Ini harus dikembangkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat baik di tingkat kabupaten maupun provinsi,” ujar sarjana hukum alumni Universitas Bengkulu ini.
Baca juga: Anggota DPRD Poso dari Partai Perindo Indra Budi A Puahadi Perjuangkan Aspirasi Warga Lore Tengah
Sebelumnya, Nugra yang duduk di Komisi 1 DPRD Mukomuko yang membidangi hukum dan pemerintahan, turut melakukan panen perdana tanaman jagung di lahan Air Muar Estate beberapa waktu lalu.
Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Mukomuko Pitriyani, Danramil 02 Ipuh mewakili Dandim 0428/Mukomuko, dan Kasat Binmas Polres Mukomuko Iptu Agus Sulaiman dalam acara yang digelar di lahan PT Daria Dharma Pratama (PT DDP) tersebut. Selain itu, hadir unsur pimpinan Kecamatan Ipuh, dan Komunitas Petani Millenial.
“Kami dari DPRD Kabupaten Mukomuko sangat mengapresiasi inisiatif PT DDP yang telah menunjukkan peran aktif dalam mendukung ketahanan pangan. Momen dan kehadiran kita bersama ini menegaskan pula betapa positifnya sinergi yang baik antara legislatif, eksekutif yakni jajaran pemerintahan beserta pihak swasta demi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Nugra.
Senada, Kepala Dinas Pertanian Mukomuko Pitriyani menegaskan apresiasi pemkab terhadap aksi dan langkah nyata ini dalam mendukung visi Presiden RI untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Semoga kegiatan ini berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Pitriyani. Panen perdana ini adalah hasil tindak lanjut dari Program Penanaman Jagung Serentak yang dilaksanakan pada 21 Januari 2025 lalu.
Aktivitas Nugra Ramadhan ini juga tak lepas dari apresiasi Wakil Ketua Umum III DPP Partai Perindo Tama Satrya Langkun yang menekankan pentingnya kolaborasi antar anggota DPRD, partai politik, pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program-program yang digulirkan. "Jadi, programnya betul-betul sinergis dan kolaboratif. Karena kalau kita berjalan sendiri-sendiri, saya sangat yakin bahwa kita tidak akan pernah mencapai tujuan secara bersama-sama. Sebaliknya, dengan kerja-kerja bersama maka saya optimistis meraih tujuan pembangunan yang menyejahterakan," tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :