Lestarikan Ekosistem Pesisir, 1.000 Pohon Mangrove Ditanam di Lombok
Selasa, 24 Juni 2025 - 18:30 WIB
loading...
Penanaman seribu bibit pohon mangrove dilakukan di kawasan Cemare Eco Green Mangrove Society, Lombok, NTB sebagai bentuk pelestarian ekosistem pesisir. Foto/Ist
A
A
A
LOMBOK - Penanaman seribu bibit pohon mangrove dilakukan di kawasan Cemare Eco Green Mangrove Society, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Reboisasi itu sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian ekosistem pesisir yang memiliki peran krusial dalam menyerap karbon, mencegah abrasi, dan menjaga keseimbangan ekosistem laut.
Selain penanaman seribu pohon, dilakukan pula donasi dua unit water strider, alat bantu untuk mempercepat proses produksi garam laut secara efisien dan ramah lingkungan di Cemare Eco Green Mangrove Society.
Baca juga: Ada Persemaian Mangrove Skala Besar di Brebes, RI Siap jadi Pusat Mangrove Dunia
Dukungan tersebut dilengkapi dengan bantuan dana sebesar Rp100 juta guna mendukung operasional dan pengembangan program lingkungan dan sosial di wilayah tersebut.
Penanaman pohon dan bantuan dana ini dilakukan oleh perusahaan asal Korea Selatan, AMOREPACIFIC.
"Aktivitas hari ini merupakan cerminan dari misi kami untuk mempercantik dunia, tidak hanya melalui produk-produk inovatif dan berkualitas, tapi juga lewat aksi nyata yang membawa perubahan," kata Presiden Direktur AMOREPACIFIC Indonesia, Kyuho Lee, Selasa (24/6/2025).
Baca juga: Hutan Mangrove Jaga Ekosistem Alam
Dia menjelaskan, pihaknya memiliki visi untuk menciptakan beauty for a better life. "Yakni kecantikan yang membawa dampak positif bagi diri sendiri, masyarakat, dan juga bumi tempat kita hidup," ujarnya.
Pihaknya berkolaborasi dengan Indonesia Biru Foundation (IBF) untuk melaksanakan aksi konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
"Kerja sama ini membuka peluang besar bagi kami menjangkau area lebih luas dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir, aktivitas hari ini contoh bagaimana dunia industri dan lembaga sosial bisa bersinergi untuk masa depan lebih baik," kata Founder and Director Indonesia Biru Foundation, Raditya Andrea Saputra.
Selain penanaman seribu pohon, dilakukan pula donasi dua unit water strider, alat bantu untuk mempercepat proses produksi garam laut secara efisien dan ramah lingkungan di Cemare Eco Green Mangrove Society.
Baca juga: Ada Persemaian Mangrove Skala Besar di Brebes, RI Siap jadi Pusat Mangrove Dunia
Dukungan tersebut dilengkapi dengan bantuan dana sebesar Rp100 juta guna mendukung operasional dan pengembangan program lingkungan dan sosial di wilayah tersebut.
Penanaman pohon dan bantuan dana ini dilakukan oleh perusahaan asal Korea Selatan, AMOREPACIFIC.
"Aktivitas hari ini merupakan cerminan dari misi kami untuk mempercantik dunia, tidak hanya melalui produk-produk inovatif dan berkualitas, tapi juga lewat aksi nyata yang membawa perubahan," kata Presiden Direktur AMOREPACIFIC Indonesia, Kyuho Lee, Selasa (24/6/2025).
Baca juga: Hutan Mangrove Jaga Ekosistem Alam
Dia menjelaskan, pihaknya memiliki visi untuk menciptakan beauty for a better life. "Yakni kecantikan yang membawa dampak positif bagi diri sendiri, masyarakat, dan juga bumi tempat kita hidup," ujarnya.
Pihaknya berkolaborasi dengan Indonesia Biru Foundation (IBF) untuk melaksanakan aksi konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
"Kerja sama ini membuka peluang besar bagi kami menjangkau area lebih luas dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir, aktivitas hari ini contoh bagaimana dunia industri dan lembaga sosial bisa bersinergi untuk masa depan lebih baik," kata Founder and Director Indonesia Biru Foundation, Raditya Andrea Saputra.
(shf)
Lihat Juga :