Geger! Pengantin Perempuan di Pali Minta Cerai usai Ijab Kabul, Ternyata Ini Penyebabnya
Senin, 23 Juni 2025 - 16:08 WIB
loading...
Viral di media sosial video yang mengejutkan saat prosesi akad nikah di Desa Betung, Kecamatan Abab, Kabupaten Pali, Sumsel. Pengantin perempuan tiba-tiba minta cerai setelah ijab kabul dinyatakan sah oleh penghulu. Foto: Tangkapan Layar Medsos
A
A
A
PALI - Viral di media sosial video yang mengejutkan saat prosesi akad nikah di Desa Betung, Kecamatan Abab, Kabupaten Pali, Sumatera Selatan. Dalam video berdurasi 5 menit itu, pengantin perempuan tiba-tiba minta cerai setelah prosesi ijab kabul dinyatakan sah oleh penghulu.
Dalam video terlihat prosesi pernikahan berlangsung lancar. Pengantin pria melafalkan ijab kabul di hadapan penghulu dan wali nikah dengan khidmat disaksikan keluarga besar dari kedua belah pihak.
Baca juga: Gegara Share Loc, Rombongan Seserahan Pengantin Nyasar ke Calon Pengantin Lain
Namun, suasana berubah drastis ketika pengantin perempuan berdiri dan menyatakan ketidaksenangannya terhadap suaminya yang baru saja dinikahi.
“Pak Penghulu, saya mau cerai, saya tidak suka, dia melecehkan saya,” ujar pengantin perempuan dalam bahasa daerah yang diterjemahkan dari ungkapannya dalam video. Pernyataan tersebut membuat suasana yang semula khusyuk menjadi geger.
Pengantin pria pun terkejut dan memilih diam, sementara istrinya meninggalkan lokasi menuju kamar. Meskipun demikian, mempelai pria menegaskan bahwa dia tidak berniat menceraikan istrinya meski permintaan cerai datang dari pihak perempuan.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari pihak keluarga mengenai penyebab di balik permintaan cerai yang mengejutkan tersebut. Namun, seorang penghulu yang hadir di lokasi menyarankan agar permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan.
Diketahui, pengantin pria berasal dari Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, sementara pengantin perempuan merupakan warga asli Desa Betung, tempat berlangsungnya akad nikah. Berdasarkan informasi yang beredar pengantin perempuan diduga merupakan korban pemerkosaan dari pria tersebut.
Kapolres Pali AKBP Yunar HP Sirait mengaku belum mengetahui dan saat ini tengah dilakukan pengecekan. "Kami cek dulu (kebenaran informasi dugaan korban pemerkosaan)," ucapnya.
Dalam video terlihat prosesi pernikahan berlangsung lancar. Pengantin pria melafalkan ijab kabul di hadapan penghulu dan wali nikah dengan khidmat disaksikan keluarga besar dari kedua belah pihak.
Baca juga: Gegara Share Loc, Rombongan Seserahan Pengantin Nyasar ke Calon Pengantin Lain
Namun, suasana berubah drastis ketika pengantin perempuan berdiri dan menyatakan ketidaksenangannya terhadap suaminya yang baru saja dinikahi.
“Pak Penghulu, saya mau cerai, saya tidak suka, dia melecehkan saya,” ujar pengantin perempuan dalam bahasa daerah yang diterjemahkan dari ungkapannya dalam video. Pernyataan tersebut membuat suasana yang semula khusyuk menjadi geger.
Pengantin pria pun terkejut dan memilih diam, sementara istrinya meninggalkan lokasi menuju kamar. Meskipun demikian, mempelai pria menegaskan bahwa dia tidak berniat menceraikan istrinya meski permintaan cerai datang dari pihak perempuan.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari pihak keluarga mengenai penyebab di balik permintaan cerai yang mengejutkan tersebut. Namun, seorang penghulu yang hadir di lokasi menyarankan agar permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan.
Diketahui, pengantin pria berasal dari Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, sementara pengantin perempuan merupakan warga asli Desa Betung, tempat berlangsungnya akad nikah. Berdasarkan informasi yang beredar pengantin perempuan diduga merupakan korban pemerkosaan dari pria tersebut.
Kapolres Pali AKBP Yunar HP Sirait mengaku belum mengetahui dan saat ini tengah dilakukan pengecekan. "Kami cek dulu (kebenaran informasi dugaan korban pemerkosaan)," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :