Diawali Listrik Padam, Kebakaran di Tebet Tewaskan 1 Warga
Kamis, 19 Juni 2025 - 08:00 WIB
loading...
Kebakaran melanda kawasan Jalan J, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (19/6/2025) sekitar pukul 02.02 WIB. Foto/Ilustrasi/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kebakaran melanda kawasan Jalan J, Kebon Baru, Tebet , Jakarta Selatan, Kamis (19/6/2025) sekitar pukul 02.02 WIB. Seorang warga tewas dalam peristiwa tersebut.
"Ada satu orang meninggal dunia, untuk data valid (jumlah rumah yang terbakar) kita juga sedang menunggu," ucap Command Center Disgulkarmat DKI Jakarta saat dikonfirmasi.
Pemadaman telah dinyatakan selesai sejak pukul 04.30 WIB. "Objek rumah tinggal, pemadaman selesai," ucapnya.
Baca juga: Kebakaran Pasar Kampung Ambon Jaktim, 75 Personel Dikerahkan Padamkan Api
Puluhan unit pemadam kebakaran dan personel dikerahkan dalam proses pemadaman tersebut. Kebakaran diduga akibat lilin yang menyambar bahan mudah terbakar setelah mati listrik atau listrik padam.
"Pengerahan 20 unit dan 73 personel. Diduga dari nyala lilin karena sebelum kejadian kondisi lingkungan pascamati listrik,” tambahnya.
Lebih lanjut, kronologi berawal dari saksi mata yang terbangun dari tidur melihat rumah tetangganya ada nyala api dan sudah membesar.
"Api sudah membesar yang diduga api tersebut dari nyala lilin karena sebelum kejadian kondisi lingkungan pascamati listrik dan dimungkinkan dari api lilin tersebut mengenai bahan yang mudah terbakar lalu api membesar," jelasnya.
"Ada satu orang meninggal dunia, untuk data valid (jumlah rumah yang terbakar) kita juga sedang menunggu," ucap Command Center Disgulkarmat DKI Jakarta saat dikonfirmasi.
Pemadaman telah dinyatakan selesai sejak pukul 04.30 WIB. "Objek rumah tinggal, pemadaman selesai," ucapnya.
Baca juga: Kebakaran Pasar Kampung Ambon Jaktim, 75 Personel Dikerahkan Padamkan Api
Puluhan unit pemadam kebakaran dan personel dikerahkan dalam proses pemadaman tersebut. Kebakaran diduga akibat lilin yang menyambar bahan mudah terbakar setelah mati listrik atau listrik padam.
"Pengerahan 20 unit dan 73 personel. Diduga dari nyala lilin karena sebelum kejadian kondisi lingkungan pascamati listrik,” tambahnya.
Lebih lanjut, kronologi berawal dari saksi mata yang terbangun dari tidur melihat rumah tetangganya ada nyala api dan sudah membesar.
"Api sudah membesar yang diduga api tersebut dari nyala lilin karena sebelum kejadian kondisi lingkungan pascamati listrik dan dimungkinkan dari api lilin tersebut mengenai bahan yang mudah terbakar lalu api membesar," jelasnya.
(rca)
Lihat Juga :