DKI Akan Ganti Sembako Covid-19 Jadi BLT jika Pandemi hingga Tahun Depan

Selasa, 08 September 2020 - 19:02 WIB
loading...
DKI Akan Ganti Sembako...
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) apabila pandemi Covid-19 belum berakhir di 2021. Nantinya bantuan sosial (bansos) berupa sembako akan dihentikan dan bakal digantikan dengan BLT.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta Irmansyah mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan perihal opsi penggantian sembako dengan BLT apabila pandemi masih berlangsung pada tahun depan. (Baca juga: Cek BLT Gaji di Bawah Rp5 Juta Bisa Lewat WhatsApp dan SMS )

Artinya, kata Irmansyah warga Jakarta yang terdampak Covid-19 akan diberi uang tunai dalam rentang waktu tertentu selama pandemi ini belum meredah. Namun, pembahasan belum sampai pada pembicaraan soal besaran BLT ini

"Kami masih mengkaji pemberian BLT pada 2021. kemungkinan bansos sembako diganti BLT)," kata Irmansyah kepada wartawan, Selasa (8/9/2020). (Baca juga: Nah Lo! Karyawan Gaji di Atas Rp5 Juta Tapi Dapat BLT Disuruh Balikin ke BPJS )

Irmansyah menjelaskan, pihaknya hingga akhir tahun ini tetap menyalurkan sembako secara rutin setiap bulan kepada warga yang terimbas Covid-19.Program bagi-bagi sembako secara cuma-cuma ini menyasar 2,4, juta Kepala Keluarga (KK) di Jakarta.

Pemprov DKI, lanjut Irmansyah, hanya menanggung 1,1 juta KK di Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu. Sisanya dibebankan ke Pemerintah Pusat lewat Bantuan Presiden (Banpres). "Jadi Kemensos 1,3 juta kurang lebih kita 1,1 juta KKnya," pungkasnya. (Baca juga: Gawat! HRD Perusahaan Setor Rekening BLT Palsu ke BPJS Bakal Dipenjara )

Bantuan sosial dari Pemprov DKI sudah mulai disalurkan pada 9 April 2020 lalu. Sehari sebelum Gubernur Anies Baswedan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk yang pertamakalinya di Jakarta pada 10 April 2020 lalu.

Sebelum eksekusi bansos ini dilaksanakan, Pada 30 Maret 2020, Anies Baswedan dan Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas membahas jumlah penerima bansos. Rapat menyepakati bahwa Pemprov DKI menanggung 1,1 juta jiwa sedangkan2,6 juta jiwa penerima tambahan ditanggung Pemerintah Pusat.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Rekomendasi
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Ndarboy Genk Bingung,...
Ndarboy Genk Bingung, Lagu Kicau Mania Viral karena Konten Kucing dan Motor
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
7 Jurusan Kuliah Terus...
7 Jurusan Kuliah Terus Akan Dibutuhkan 5 Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved