Kisah Raden Wijaya Temukan Gayatri yang Hilang usai Serangan Jayakatwang
Rabu, 18 Juni 2025 - 07:16 WIB
loading...
Raden Wijaya menemukan adik iparnya, Gayatri yang sempat hilang saat Kerajaan Singasari diserang dan dihancurkan oleh pasukan Raja Kediri Jayakatwang. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
RADEN WIJAYA pendiri Kerajaan Majapahit melakukan strategi menyerah kepada Raja Kediri Jayakatwang yang sebelumnya menghancurkan Kerajaan Singasari serta membunuh Raja Kertanegara. Penyerahan diri Raden Wijaya dan pasukannya ke Jayakatwang di Kediri ini jadi bagian taktik untuk bisa membangun kekuatan kembali usai dihancurkan pasukan Jayakatwang.
Gayatri Rajapatni yang awalnya mendengar penyerahan kakak iparnya itu awalnya tak percaya dan sangsi. Tapi perayaan besar-besaran yang digelar di Daha, Kediri saat kedatangan Raden Wijaya dan pasukannya dari Madura membuat Gayatri penasaran.
Baca juga: Gayatri Rajapatni, Wanita Hebat di Balik Kejayaan Majapahit
Gayatri yang saat itu menyamar jadi rakyat biasa demi keselamatannya ingin menyaksikan apa yang akan terjadi selanjutnya dengan mata kepalanya sendiri. Awalnya, ia memilih untuk tidak menonton arak-arakan yang memalukan ini bergerak ke kota.
Namun dikutip dari buku "Gayatri Rajapatni: Perempuan Dibalik Kejayaan Majapahit', itu dibuat penasaran oleh arak-arakan itu. Gayatri akhirnya berhasil mendapat tempat di deretan depan, dengan menyelinap di antara banyak masyarakat.
Putri Gayatri penasaran dengan apa yang bakal dilakukan Wijaya dan kawan-kawannya. Lalu, muncullah Raden Wijaya dengan sosoknya yang gagah dan tampan. Tindak-tanduknya seperti apa yang senantiasa diharapkan dari seorang Pangeran Jawa-terhormat, tenang, tidak menampakkan emosi berlebihan.
Ia melihat bagaimana Raden Wijaya secara diam-diam dan hati-hati menyisir kerumunan penonton, meneliti satu per satu siapa saja yang ada di sana. Begitu tatapannya mencapai penonton di garis depan, sepasang mata Wijaya berkedip sekejap saat menangkap basah Gayatri yang tengah menatapnya dalam-dalam.
Baca juga: Kisah Kesederhanaan dan Kepintaran Gayatri, Anak Terakhir Raja Singasari
Sepasang bola mata itu sejenak menyelidik, sebelum akhirnya beralih ke penonton di sampingnya. Dalam sepersekian detik, Raden Wijaya akhirnya menemukan Gayatri yang hilang pasca serangan besar-besaran Daha ke Tumapel, ibu kota Kerajaan Singasari.
Keduanya saling bertatapan, meski Raden Wijaya tak berani menatapnya berlama-lama, namun tak lama setelah itu ia berbicara dengan pengawal di sampingnya sembari tersenyum. Pengawalnya pun diam-diam menatap Gayatri beserta pelayannya.
Pada hari itu juga di momen terpisah, utusan rahasia Raden Wijaya memberikan pesan ke Gayatri, bahwa Gayatri jangan berputus asa, karena kakaknya selamat dari serangan Kediri dan berada di Madura. Utusan itu juga meminta Gayatri untuk tetap tenang, dan berjanji membangun kekuatan demi merebut kerajaan.
Gayatri Rajapatni yang awalnya mendengar penyerahan kakak iparnya itu awalnya tak percaya dan sangsi. Tapi perayaan besar-besaran yang digelar di Daha, Kediri saat kedatangan Raden Wijaya dan pasukannya dari Madura membuat Gayatri penasaran.
Baca juga: Gayatri Rajapatni, Wanita Hebat di Balik Kejayaan Majapahit
Gayatri yang saat itu menyamar jadi rakyat biasa demi keselamatannya ingin menyaksikan apa yang akan terjadi selanjutnya dengan mata kepalanya sendiri. Awalnya, ia memilih untuk tidak menonton arak-arakan yang memalukan ini bergerak ke kota.
Namun dikutip dari buku "Gayatri Rajapatni: Perempuan Dibalik Kejayaan Majapahit', itu dibuat penasaran oleh arak-arakan itu. Gayatri akhirnya berhasil mendapat tempat di deretan depan, dengan menyelinap di antara banyak masyarakat.
Putri Gayatri penasaran dengan apa yang bakal dilakukan Wijaya dan kawan-kawannya. Lalu, muncullah Raden Wijaya dengan sosoknya yang gagah dan tampan. Tindak-tanduknya seperti apa yang senantiasa diharapkan dari seorang Pangeran Jawa-terhormat, tenang, tidak menampakkan emosi berlebihan.
Ia melihat bagaimana Raden Wijaya secara diam-diam dan hati-hati menyisir kerumunan penonton, meneliti satu per satu siapa saja yang ada di sana. Begitu tatapannya mencapai penonton di garis depan, sepasang mata Wijaya berkedip sekejap saat menangkap basah Gayatri yang tengah menatapnya dalam-dalam.
Baca juga: Kisah Kesederhanaan dan Kepintaran Gayatri, Anak Terakhir Raja Singasari
Sepasang bola mata itu sejenak menyelidik, sebelum akhirnya beralih ke penonton di sampingnya. Dalam sepersekian detik, Raden Wijaya akhirnya menemukan Gayatri yang hilang pasca serangan besar-besaran Daha ke Tumapel, ibu kota Kerajaan Singasari.
Keduanya saling bertatapan, meski Raden Wijaya tak berani menatapnya berlama-lama, namun tak lama setelah itu ia berbicara dengan pengawal di sampingnya sembari tersenyum. Pengawalnya pun diam-diam menatap Gayatri beserta pelayannya.
Pada hari itu juga di momen terpisah, utusan rahasia Raden Wijaya memberikan pesan ke Gayatri, bahwa Gayatri jangan berputus asa, karena kakaknya selamat dari serangan Kediri dan berada di Madura. Utusan itu juga meminta Gayatri untuk tetap tenang, dan berjanji membangun kekuatan demi merebut kerajaan.
(shf)
Lihat Juga :