Raden Wijaya Disambut Arak-arakan Besar di Kediri saat Akan Mendirikan Kerajaan Majapahit

Selasa, 17 Juni 2025 - 07:52 WIB
loading...
Raden Wijaya Disambut...
Raden Wijaya melarikan diri dari kejaran penguasa Kediri Jayakatwang dengan pergi ke Madura untuk meminta perlindungan kepada Adipati Arya Wiraraja. Foto/Ilustrasi/@ainusantara
A A A
RADEN WIJAYA mulai memikirkan strategi baru pasca selamat dari kehancuran Kerajaan Singasari. Ia yang berhasil kabur melarikan diri ke Madura untuk memenuhi Arya Wiraraja, seorang adipati di Madura, akhirnya memikirkan perjalanan hidup berikutnya.

Raden Wijaya dan Arya Wiraraja mengatur strategi untuk memancing Jayakatwang. Tapi sang menantu Raja Singasari terakhir itu lantas diminta oleh Arya Wiraraja untuk mengumumkan penyerahan diri dan kesediaannya jadi pengabdi baru Jayakatwang di Kediri.

Baca juga: Asal-usul Kerajaan Majapahit, Pembalasan Dendam Raden Wijaya kepada Jayakatwang

Raden Wijaya juga bertekad melakukan apapun untuk menyenangkan hati dan merebut perhatian Raja Jayakatwang, diam-diam ia juga akan mempelajari sebanyak mungkin kekuatan dan kelemahan lawan Jayakatwang.



Hal ini demi menentukan skenario kemungkinan melakukan serangan balik ke Daha, sebelum akhirnya mendirikan Kerajaan Majapahit.

Dikutip dari "Gayatri Rajapatni: Perempuan Dibalik Kejayaan Majapahit', setelah memenangkan kepercayaan Jayakatwang, Raden Wijaya akan mengajukan permohonan meninggalkan ibu kota dan pergi ke Hutan Tarik yang kira-kira terletak di antara Kediri dan Madura, untuk membangun sebuah hutan berburu yang akan diberikan kepada sang raja.

Sebenarnya, ia akan membersihkan daerah itu dan mendirikan sebuah desa baru dengan bantuan tenaga kerja dari Madura. Desa baru ini akan berperan sebagai basis rahasia yang nantinya akan menampung para pengikut setia Singasari. Di bawah pimpinan Wijaya, mereka akan membangun kembali kekuatan, sembari menanti kesempatan untuk menggulingkan pemerintahan yang kini berkuasa.

Baca juga: Makna Kertarajasa Jayawardhana, Gelar yang Menggambarkan Kejayaan Raden Wijaya

Dengan bantuan Arya Wiraraja, Pangeran Wijaya dan Raja Jayakatwang saling mengirim pesan. Jayakatwang sepakat menerima penyerahan diri Raden Wijaya, dan menyambutnya secara terhormat sebagai seorang pangeran dan keturunan ningrat ternama Jawa.

Kedatangan Raden Wijaya dan pengikutnya ke Kediri disambut meriah dengan arak-arakan megah. Raden Wijaya dikawal sendiri oleh Arya Wiraraja, hingga ke perbatasan dan telah disambut oleh para menteri Jayakatwang. Para menteri ini kemudian mengantar Wijaya ke ibu kota.

Begitu penyerahan diri ini secara resmi usai, perayaan besar-besaran digelar, hidangan disuguhkan dan turnamen diselenggarakan dengan para petinggi kerajaan Kediri memerankan saingan Singasari mereka dalam sebuah lakon perdamaian antara faksi-faksi yang saling berperang.

Semua orang diundang menyaksikan tontonan megah yang diadakan di Daha, Ibu Kota Kediri. Sementara itu, semenjak keruntuhan Singasari, Gayatri dan pelayannya tetap bersembunyi tanpa melepas penyamaran mereka. Hal ini agar Jayakatwang tak tahu siapa sebenarnya Gayatri.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
3 Potret Karya Ivan...
3 Potret Karya Ivan Gunawan di New York Fashion Week 2023, Terinspirasi Kerajaan Majapahit
Rekomendasi
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
The Championships Wimbledon...
The Championships Wimbledon 2026 Tengah Berlangsung, Nonton Live Streaming di VISION+
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Berita Terkini
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Melirik Geliat Transformasi...
Melirik Geliat Transformasi Digital dan Rahasia Transaksi Aman Masyarakat Kediri
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved