Profil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Menolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumatera Utara
Minggu, 15 Juni 2025 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Dua tahun setelahnya, Muzakir yang sudah bergabung dengan GAM memutuskan pergi ke Libya untuk mendapatkan pelatihan tempur bersama sejumlah kombatan GAM lainnya.
Hingga akhirnya setelah pulang ke Aceh, dia menjadi Panglima GAM menggantikan almarhum Abdullah Syafi'i. Pria bercambang ini sebagai pucuk pimpinan GAM tentunya kenyang pengalaman di bidang medan tempur, dan jago taktik dan strategi pertempuran kala itu.
Setelah kesepakatan Helsinki yang menjadi tonggak perdamaian di Aceh, GAM kemudian membubarkan Tentara Negara Aceh pada 27 Desember 2005. Selepas itu, Muzakir pun tak lagi menjadi Panglima GAM.
Baca juga: Prabowo Turun Tangan Atasi Polemik 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Muzakir kemudian menjadi Ketua Komite Peralihan Aceh pada 28 Desember 2025. Kemudian setelah perdamaian Aceh terwujud, dia mendirikan Partai Gerakan Aceh Mandiri pada 2007. Partai ini kemudian berganti nama menjadi Partai Aceh.
Hingga akhirnya setelah pulang ke Aceh, dia menjadi Panglima GAM menggantikan almarhum Abdullah Syafi'i. Pria bercambang ini sebagai pucuk pimpinan GAM tentunya kenyang pengalaman di bidang medan tempur, dan jago taktik dan strategi pertempuran kala itu.
Setelah kesepakatan Helsinki yang menjadi tonggak perdamaian di Aceh, GAM kemudian membubarkan Tentara Negara Aceh pada 27 Desember 2005. Selepas itu, Muzakir pun tak lagi menjadi Panglima GAM.
Baca juga: Prabowo Turun Tangan Atasi Polemik 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Muzakir kemudian menjadi Ketua Komite Peralihan Aceh pada 28 Desember 2025. Kemudian setelah perdamaian Aceh terwujud, dia mendirikan Partai Gerakan Aceh Mandiri pada 2007. Partai ini kemudian berganti nama menjadi Partai Aceh.
Lihat Juga :