DKI Dapat Bantuan Seribuan Tenaga Medis, Anies: Terima Kasih Sudah Datang ke Jakarta
Selasa, 08 September 2020 - 15:42 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan arahan kepada seribuan tenaga kesehatan (nakes) yang baru datang dari berbagai daerah guna membantu penanganan pandemi Covid-19 di Ibu Kota.
Bantuan tenaga medis yang baru tersebut terdiri atas dokter spesialis paru 2 orang, dokter spesialis penyakit dalam 1 orang, dokter spesialis anestesi 1 orang, dokter spesialis anak 1 orang, dokter spesialis Obgyn 3 orang, dokter umum 140 orang.
Kemudian, perawat 740 orang, perawat IPCN 4 orang, bidan 12 orang, radiografer 14 orang, pranata laboratorium 118 orang, penyuluh kesehatan 89 orang, dan surveilans 49 orang.(Baca juga: Kenang Malik Fadjar, Anies Baswedan: Beliau Pejuang Pendidikan yang Gigih)
"Dukungan tambahan pertahanan terakhir kita dalam menjaga keselamatan warga Jakarta. Kami ingin sampaikan terima kasih memilih datang ke Jakarta membantu," ujar Anies melalui video conference, Selasa (8/9/2020).
Anies mengatakan, tenaga kesehatan datang langsung mulai dari Aceh, Bangka Belitung, hingga Sumatera Barat. Para tenaga kesehatan ini datang atas kemauan sendiri dan secara sukarela.
Bantuan tenaga medis yang baru tersebut terdiri atas dokter spesialis paru 2 orang, dokter spesialis penyakit dalam 1 orang, dokter spesialis anestesi 1 orang, dokter spesialis anak 1 orang, dokter spesialis Obgyn 3 orang, dokter umum 140 orang.
Kemudian, perawat 740 orang, perawat IPCN 4 orang, bidan 12 orang, radiografer 14 orang, pranata laboratorium 118 orang, penyuluh kesehatan 89 orang, dan surveilans 49 orang.(Baca juga: Kenang Malik Fadjar, Anies Baswedan: Beliau Pejuang Pendidikan yang Gigih)
"Dukungan tambahan pertahanan terakhir kita dalam menjaga keselamatan warga Jakarta. Kami ingin sampaikan terima kasih memilih datang ke Jakarta membantu," ujar Anies melalui video conference, Selasa (8/9/2020).
Anies mengatakan, tenaga kesehatan datang langsung mulai dari Aceh, Bangka Belitung, hingga Sumatera Barat. Para tenaga kesehatan ini datang atas kemauan sendiri dan secara sukarela.
Lihat Juga :