Bareskrim Selidiki Kekerasan Sadis Ayah Kandung Terhadap Anak Perempuan Usia 7 Tahun
Rabu, 11 Juni 2025 - 15:56 WIB
loading...
Bareskrim Polri menyelidiki kasus dugaan kekerasan terhadap MK, anak perempuan berusia 7 tahun di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Bareskrim Polri menyelidiki kasus dugaan kekerasan terhadap MK, anak perempuan berusia 7 tahun di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pasalnya, dugaan kekerasan tersebut terjadi di Surabaya, Jawa Timur.
"Penanganan akan diambil alih Bareskrim karena lokasi penganiayaan di Surabaya, mereka baru sampai naik kereta dari Pasar Turi ke Jakarta, baru sampai kemarin," ujar Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, Rabu (11/6/2025).
Menurut Murodih, anak perempuan usia 7 tahun itu ternyata disiksa orang tuanya di Surabaya, Jawa Timur. Korban lantas dibawa orang tuanya ke Jakarta menaiki kereta yang mana saat ini polisi tengah menelusuri rekaman CCTV di kawasan Surabaya. "Informasi dari Bareskrim sedang dicek CCTV sekitar Stasiun Pasar Turi," katanya.
Baca juga: Biadab! Perempuan di Kendari Banting Bayi 6 Bulan, Rekam dan Dikirim ke Ibu Balita
Sementara itu, petugas Satpol PP Kebayoran Lama Eko menerangkan, korban ditemukan di lorong pasar, tepat di depan kios toko Pasar Kebayoran Lama. Kepada petugas, korban mengaku disiksa oleh ayahnya.
"Kita tanya anak tersebut, Ayahnya sangat kejam katanya, dia dibakar di sawah, diobatin tapi disiksa lagi. Kemarin belum lama dia dikasih makan, tapi nasinya sudah bau, bapaknya marah, kakinya dibacok, ada luka bacok sekitar 5-6 cm, matanya ini lebam biru, ada biru bekas ditonjok katanya," tuturnya.
Baca juga: Tahajud di Medan Operasi, Doa Jenderal TNI Ini Tembus Langit saat Bebaskan Sandera di Mapenduma
Eko menambahkan, berdasarkan keterangan sang anak, ayahnya itu berinisial YA, ayahnya kerap menganiaya dia sehingga tubuhnya pun penuh dengan bekas luka. Adapun ibunya berinisial SI, hanya saja ibunya sudah meninggal dunia.
"Setelah tadi kita bawa ke puskesmas, ternyata setelah dibuka ini tulangnya nongol keluar, patah, seperti bekas dipelintir, itu mungkin sudah lama, sudah hitam. Ibunya sudah almarhum katanya, setiap hari dia cuma dikasih makan sesendok nasi (sama ayahnya)," paparnya.
Ari Sandita - Sindonews
"Penanganan akan diambil alih Bareskrim karena lokasi penganiayaan di Surabaya, mereka baru sampai naik kereta dari Pasar Turi ke Jakarta, baru sampai kemarin," ujar Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, Rabu (11/6/2025).
Menurut Murodih, anak perempuan usia 7 tahun itu ternyata disiksa orang tuanya di Surabaya, Jawa Timur. Korban lantas dibawa orang tuanya ke Jakarta menaiki kereta yang mana saat ini polisi tengah menelusuri rekaman CCTV di kawasan Surabaya. "Informasi dari Bareskrim sedang dicek CCTV sekitar Stasiun Pasar Turi," katanya.
Baca juga: Biadab! Perempuan di Kendari Banting Bayi 6 Bulan, Rekam dan Dikirim ke Ibu Balita
Sementara itu, petugas Satpol PP Kebayoran Lama Eko menerangkan, korban ditemukan di lorong pasar, tepat di depan kios toko Pasar Kebayoran Lama. Kepada petugas, korban mengaku disiksa oleh ayahnya.
"Kita tanya anak tersebut, Ayahnya sangat kejam katanya, dia dibakar di sawah, diobatin tapi disiksa lagi. Kemarin belum lama dia dikasih makan, tapi nasinya sudah bau, bapaknya marah, kakinya dibacok, ada luka bacok sekitar 5-6 cm, matanya ini lebam biru, ada biru bekas ditonjok katanya," tuturnya.
Baca juga: Tahajud di Medan Operasi, Doa Jenderal TNI Ini Tembus Langit saat Bebaskan Sandera di Mapenduma
Eko menambahkan, berdasarkan keterangan sang anak, ayahnya itu berinisial YA, ayahnya kerap menganiaya dia sehingga tubuhnya pun penuh dengan bekas luka. Adapun ibunya berinisial SI, hanya saja ibunya sudah meninggal dunia.
"Setelah tadi kita bawa ke puskesmas, ternyata setelah dibuka ini tulangnya nongol keluar, patah, seperti bekas dipelintir, itu mungkin sudah lama, sudah hitam. Ibunya sudah almarhum katanya, setiap hari dia cuma dikasih makan sesendok nasi (sama ayahnya)," paparnya.
Ari Sandita - Sindonews
(cip)
Lihat Juga :