Mekanisme Survei Kepuasan Masyarakat Perlu Diubah untuk Perbaikan Pelayanan Publik
Kamis, 05 Juni 2025 - 16:59 WIB
loading...
Mekanisme survei kepuasan masyarakat perlu diubah untuk mendorong perbaikan pelayanan publik. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Mekanisme survei kepuasan masyarakat perlu diubah. Tujuannya agar survei tidak lagi hanya memenuhi kewajiban regulatif tapi juga alat untuk mendorong perbaikan layanan publik yang berbasis data.
Hal itu terungkap dalam Webinar Indekstalk 3.0 dengan tema “Survei Kepuasan Masyarakat (SKM): Sinergi Kebijakan, Data, dan Teknologi untuk Pelayanan Publik Unggul” yang diselenggarakan PT Indekstat Konsultan Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 250 peserta dari berbagai instansi pemerintahan, akademisi, hingga profesional sektor publik.
Dalam webinar ini, para pembicara menegaskan pentingnya mengubah paradigma SKM. Tidak lagi sekadar memenuhi kewajiban regulatif, SKM harus menjadi alat strategis untuk mendorong perbaikan layanan berbasis data.
Baca juga: Kepuasan Masyarakat Jadi Pemacu Semangat Pemerintah untuk Bekerja Lebih Baik
“Kami ingin mengubah paradigma SKM, dari sekadar formalitas menjadi sarana nyata untuk mendengar dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat,” ujar CEO PT Indekstat, Titis Pratiknyo, Kamis (5/6/2025).
Salah satu isu utama yang disoroti adalah kesenjangan antara skor SKM yang tinggi dan banyaknya keluhan masyarakat, terutama di media sosial. Ini mencerminkan potensi bias serta penurunan harapan publik terhadap layanan pemerintah.
“Skor tinggi bukan jaminan layanan sudah baik. Bisa jadi, masyarakat sudah berhenti berharap,” tambah Data Analyst Indekstat Farah Abqorunisa.
Baca juga: Panglima TNI Beri Kenaikan Pangkat Prajurit TNI AL yang Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Narkoba
Webinar ini juga memperkenalkan WeSurvey, platform survei digital yang dikembangkan oleh Indekstat untuk menjawab kebutuhan akan efisiensi, validitas, dan transparansi dalam pelaksanaan SKM.
Fitur unggulan seperti pengisian offline, dashboard real-time, hingga validasi otomatis menjadikan WeSurvey solusi bagi instansi yang ingin mengelola SKM secara modern dan efisien.
“Transformasi digital bukan tren, tapi kebutuhan. Kami membangun sistem survei yang paperless, responsif, dan langsung terhubung ke analitik,” jelas IT Specialist Indekstat Alif Hanif.
Indekstalk 3.0 merekomendasikan agar pelaksanaan SKM tidak berhenti pada pengumpulan data, tetapi dilanjutkan dengan analisis mendalam seperti Importance-Performance Analysis (IPA), segmentasi layanan, serta strategi tindak lanjut berbasis rekomendasi kebijakan.
Webinar ini menjadi ruang diskusi yang mempertemukan pelaku kebijakan dengan penyedia solusi untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman.
Hal itu terungkap dalam Webinar Indekstalk 3.0 dengan tema “Survei Kepuasan Masyarakat (SKM): Sinergi Kebijakan, Data, dan Teknologi untuk Pelayanan Publik Unggul” yang diselenggarakan PT Indekstat Konsultan Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 250 peserta dari berbagai instansi pemerintahan, akademisi, hingga profesional sektor publik.
Dalam webinar ini, para pembicara menegaskan pentingnya mengubah paradigma SKM. Tidak lagi sekadar memenuhi kewajiban regulatif, SKM harus menjadi alat strategis untuk mendorong perbaikan layanan berbasis data.
Baca juga: Kepuasan Masyarakat Jadi Pemacu Semangat Pemerintah untuk Bekerja Lebih Baik
“Kami ingin mengubah paradigma SKM, dari sekadar formalitas menjadi sarana nyata untuk mendengar dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat,” ujar CEO PT Indekstat, Titis Pratiknyo, Kamis (5/6/2025).
Salah satu isu utama yang disoroti adalah kesenjangan antara skor SKM yang tinggi dan banyaknya keluhan masyarakat, terutama di media sosial. Ini mencerminkan potensi bias serta penurunan harapan publik terhadap layanan pemerintah.
“Skor tinggi bukan jaminan layanan sudah baik. Bisa jadi, masyarakat sudah berhenti berharap,” tambah Data Analyst Indekstat Farah Abqorunisa.
Baca juga: Panglima TNI Beri Kenaikan Pangkat Prajurit TNI AL yang Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Narkoba
Webinar ini juga memperkenalkan WeSurvey, platform survei digital yang dikembangkan oleh Indekstat untuk menjawab kebutuhan akan efisiensi, validitas, dan transparansi dalam pelaksanaan SKM.
Fitur unggulan seperti pengisian offline, dashboard real-time, hingga validasi otomatis menjadikan WeSurvey solusi bagi instansi yang ingin mengelola SKM secara modern dan efisien.
“Transformasi digital bukan tren, tapi kebutuhan. Kami membangun sistem survei yang paperless, responsif, dan langsung terhubung ke analitik,” jelas IT Specialist Indekstat Alif Hanif.
Indekstalk 3.0 merekomendasikan agar pelaksanaan SKM tidak berhenti pada pengumpulan data, tetapi dilanjutkan dengan analisis mendalam seperti Importance-Performance Analysis (IPA), segmentasi layanan, serta strategi tindak lanjut berbasis rekomendasi kebijakan.
Webinar ini menjadi ruang diskusi yang mempertemukan pelaku kebijakan dengan penyedia solusi untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman.
(cip)
Lihat Juga :