Program Prioritas 100 Hari Kerja Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Berjalan Sukses
Selasa, 03 Juni 2025 - 14:38 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 12 Mayjen TNI Dipindah Jenderal Agus Subiyanto Akhir Mei 2025, Ini Nama-namanya
Untuk penurunan stunting, prevalensi Kalteng menurun menjadi 22,1%, dan ditargetkan turun lagi menjadi 20,6% pada akhir 2025. “Program kuliah gratis untuk 3.060 orang sudah disalurkan melalui kampus masing-masing. Kami juga mendorong digitalisasi pendidikan hingga ke pelosok dengan dukungan listrik dan internet,” katanya.
Agustiar juga mengtakan, Pemprov Kalteng juga telah memberikan kesehatan gratis kepada 18.214 orang, dan data penerima manfaat telah diintegrasikan dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbagai layanan spesialistik seperti operasi katarak, bibir sumbing, intervensi jantung anak, hingga pemberian asupan gizi kepada ibu hamil juga dilaksanakan.
"Kita sudah menggelar pasar sembako murah dengan 140.000 paket sembako murah juga telah disalurkan ke 1.432 desa di seluruh Kalimantan Tengah," ungkapnya.
Agustiar mengungkapkan, Pemprov Kalteng sudah memperbaiki ruas Jalan Palangka Raya hingga Kuala Kurun sepanjang 8 Km. Sehingga, mempercepat waktu tempuh menjadi 2,5 jam dari sebelumnya 4 jam. Diharapkan ke depan dapat dicapai dalam 2 jam setelah pengaspalan selesai.
Agustiar menambahkan, Pemprov Kalteng juga sudah menyalurkan daya listrik (APDAL) mencapai 50 desa, dan akan diperluas ke 1.521 desa lainnya. Genset juga disalurkan ke daerah terpencil seperti Desa Lupak Dalam. Internet baru disediakan untuk 50 desa di Palangka Raya dan Katingan.
"Kami ingin membangun Kalteng Maju, Berkah, dan Bermartabat. Tentu, ekonomi rakyat harus ditingkatkan, begitupun soal infrastuktur sebagai penunjang pertumbangan ekonomi," ucapnya.
Untuk penurunan stunting, prevalensi Kalteng menurun menjadi 22,1%, dan ditargetkan turun lagi menjadi 20,6% pada akhir 2025. “Program kuliah gratis untuk 3.060 orang sudah disalurkan melalui kampus masing-masing. Kami juga mendorong digitalisasi pendidikan hingga ke pelosok dengan dukungan listrik dan internet,” katanya.
Agustiar juga mengtakan, Pemprov Kalteng juga telah memberikan kesehatan gratis kepada 18.214 orang, dan data penerima manfaat telah diintegrasikan dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbagai layanan spesialistik seperti operasi katarak, bibir sumbing, intervensi jantung anak, hingga pemberian asupan gizi kepada ibu hamil juga dilaksanakan.
"Kita sudah menggelar pasar sembako murah dengan 140.000 paket sembako murah juga telah disalurkan ke 1.432 desa di seluruh Kalimantan Tengah," ungkapnya.
Agustiar mengungkapkan, Pemprov Kalteng sudah memperbaiki ruas Jalan Palangka Raya hingga Kuala Kurun sepanjang 8 Km. Sehingga, mempercepat waktu tempuh menjadi 2,5 jam dari sebelumnya 4 jam. Diharapkan ke depan dapat dicapai dalam 2 jam setelah pengaspalan selesai.
Agustiar menambahkan, Pemprov Kalteng juga sudah menyalurkan daya listrik (APDAL) mencapai 50 desa, dan akan diperluas ke 1.521 desa lainnya. Genset juga disalurkan ke daerah terpencil seperti Desa Lupak Dalam. Internet baru disediakan untuk 50 desa di Palangka Raya dan Katingan.
"Kami ingin membangun Kalteng Maju, Berkah, dan Bermartabat. Tentu, ekonomi rakyat harus ditingkatkan, begitupun soal infrastuktur sebagai penunjang pertumbangan ekonomi," ucapnya.
Lihat Juga :