Kasus Pembacokan Jaksa, Korban Curiga Tersangka Godol Dalang Penyerangan
Kamis, 29 Mei 2025 - 23:59 WIB
loading...
Edy Suranta Gurusinga alias Godol diduga terindikasi sebagai otak di balik penyerangan berupa pembacokan terhadap jaksa Jhon Wesli Sinaga. Foto/Ist
A
A
A
MEDAN - Jaksa korban pembacokan, Jhon Wesli Sinaga mencurigai buronan Kejari Deli Serdang, Edy Suranta Gurusinga alias Godol diduga terindikasi sebagai otak di balik penyerangan yang dialaminya bersama stafnya, Acensio Silvanof Hutabarat. Kecurigaan tersebut disampaikan langsung oleh korban kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara, Idianto.
“Saya mendengar dari si korban sendiri, karena saat di persidangan si korban diteror. Kemudian yang menyidangkan perkara Godol itu adalah korban sendiri, kemudian korban merasa terancam. Ketika si korban mengajukan DPO (Daftar Pencarian Orang atau buronan) terhadap Godol karena kita panggil berapa hari dia tidak hadir,” ujar Idianto dalam keterangannya, Kamis (29/5/2025).
Baca juga: Jaksa di Deli Serdang Dibacok OTK, Kejagung Duga terkait Penanganan Kasus
Menurut Kajati, saat status DPO diajukan, Godol diduga merasa terganggu dan mulai merasa terdesak.
Dari situlah korban mulai menaruh kecurigaan bahwa Godol diduga menjadi pihak yang menyuruh terjadinya aksi pembacokan.
“Dan di situlah letak kecurigaannya si korban,” lanjut Idianto.
“Saya mendengar dari si korban sendiri, karena saat di persidangan si korban diteror. Kemudian yang menyidangkan perkara Godol itu adalah korban sendiri, kemudian korban merasa terancam. Ketika si korban mengajukan DPO (Daftar Pencarian Orang atau buronan) terhadap Godol karena kita panggil berapa hari dia tidak hadir,” ujar Idianto dalam keterangannya, Kamis (29/5/2025).
Baca juga: Jaksa di Deli Serdang Dibacok OTK, Kejagung Duga terkait Penanganan Kasus
Menurut Kajati, saat status DPO diajukan, Godol diduga merasa terganggu dan mulai merasa terdesak.
Dari situlah korban mulai menaruh kecurigaan bahwa Godol diduga menjadi pihak yang menyuruh terjadinya aksi pembacokan.
“Dan di situlah letak kecurigaannya si korban,” lanjut Idianto.
Lihat Juga :