Hari Lahir Pancasila, BEM Gunadarma Minta Mahasiswa Dilibatkan Kembangkan Teknologi
Rabu, 28 Mei 2025 - 15:38 WIB
loading...
Peringati Hari Lahir Pancasila, BEM Universitas Gunadarma meminta pemerintah menggandeng mahasiswa dalam pengembangan teknologi dan digitalisasi. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Peringati Hari Lahir Pancasila, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gunadarma meminta pemerintah menggandeng mahasiswa dalam pengembangan teknologi dan digitalisasi. Termasuk dalam merumuskan kebijakan.
Ketua BEM Universitas Gunadarma, Muhammad Amir Naufal Pandia mengatakan, keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa, merupakan kunci penting dalam mendorong kemajuan bangsa di era transformasi digital.
"Mahasiswa bukan hanya agen perubahan, tetapi juga mitra strategis dalam penyusunan kebijakan publik," kata Naufal usai peringatan Hari Lahir Pancasila di kampus Universitas Gunadarma, Rabu (28/5/2025).
Baca juga: Libatkan BEM, Kemendiktisaintek Luncurkan Program Mahasiswa Berdampak
Naufal menyebut ide, gagasan, serta hasil kajian dari kalangan akademisi muda dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah dalam merumuskan regulasi dan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan zaman.
"Pemerintah perlu mengajak semua kalangan yang berkepentingan, termasuk mahasiswa, dalam proses pembentukan undang-undang maupun kebijakan negara," ujarnya.
Hal ini penting agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga representatif dan partisipatif. Naufal menambahkan di tengah percepatan digitalisasi nasional, peran aktif mahasiswa dalam memberikan masukan terhadap arah kebijakan teknologi sangat dibutuhkan.
Baca juga: Mutasi Terbaru 117 Pati, Brigjen TNI Ferdial Lubis Ditunjuk Jadi Wadanjen Kopassus
"Mahasiswa memiliki pemahaman yang kuat terhadap perkembangan teknologi terbaru dan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan kebijakan yang solutif," katanya.
![Hari Lahir Pancasila, BEM Gunadarma Minta Mahasiswa Dilibatkan Kembangkan Teknologi]()
Naufal juga menyerukan agar pemerintah melibatkan mahasiswa dalam forum-forum strategis, baik dalam skala regional maupun nasional agar tercipta dialog yang sehat dan konstruktif.
"Jangan biarkan mahasiswa hanya jadi objek kebijakan. Sudah saatnya kita menjadi subjek aktif, ikut menentukan arah pembangunan nasional ke depan," tegasnya.
Seruan ini menjadi refleksi penting dalam momen peringatan Hari Lahir Pancasila, di mana semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun bangsa kembali diangkat.
"Kolaborasi lintas generasi dan sektor menjadi fondasi utama untuk menciptakan Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing di tingkat global," paparnya.
Ketua BEM Universitas Gunadarma, Muhammad Amir Naufal Pandia mengatakan, keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa, merupakan kunci penting dalam mendorong kemajuan bangsa di era transformasi digital.
"Mahasiswa bukan hanya agen perubahan, tetapi juga mitra strategis dalam penyusunan kebijakan publik," kata Naufal usai peringatan Hari Lahir Pancasila di kampus Universitas Gunadarma, Rabu (28/5/2025).
Baca juga: Libatkan BEM, Kemendiktisaintek Luncurkan Program Mahasiswa Berdampak
Naufal menyebut ide, gagasan, serta hasil kajian dari kalangan akademisi muda dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah dalam merumuskan regulasi dan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan zaman.
"Pemerintah perlu mengajak semua kalangan yang berkepentingan, termasuk mahasiswa, dalam proses pembentukan undang-undang maupun kebijakan negara," ujarnya.
Hal ini penting agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga representatif dan partisipatif. Naufal menambahkan di tengah percepatan digitalisasi nasional, peran aktif mahasiswa dalam memberikan masukan terhadap arah kebijakan teknologi sangat dibutuhkan.
Baca juga: Mutasi Terbaru 117 Pati, Brigjen TNI Ferdial Lubis Ditunjuk Jadi Wadanjen Kopassus
"Mahasiswa memiliki pemahaman yang kuat terhadap perkembangan teknologi terbaru dan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan kebijakan yang solutif," katanya.

Naufal juga menyerukan agar pemerintah melibatkan mahasiswa dalam forum-forum strategis, baik dalam skala regional maupun nasional agar tercipta dialog yang sehat dan konstruktif.
"Jangan biarkan mahasiswa hanya jadi objek kebijakan. Sudah saatnya kita menjadi subjek aktif, ikut menentukan arah pembangunan nasional ke depan," tegasnya.
Seruan ini menjadi refleksi penting dalam momen peringatan Hari Lahir Pancasila, di mana semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun bangsa kembali diangkat.
"Kolaborasi lintas generasi dan sektor menjadi fondasi utama untuk menciptakan Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing di tingkat global," paparnya.
(cip)
Lihat Juga :