Dicurhati Soal Keamanan dan Pungli, Legislator Partai Perindo Ferianto Raga Lawa Siap Bawa Suara Rakyat ke DPRD Jayapura
Senin, 26 Mei 2025 - 21:47 WIB
loading...
Anggota DPRD Kabupaten Jayapura dari Partai Perindo, Ferianto Raga Lawa menyerap aspirasi masyarakat Kampung Yahim, Dobonsolo dan Hinekombe, Distrik Sentani. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
JAYAPURA - Anggota DPRD Kabupaten Jayapura dari Partai Perindo yang dikenal dengan Partai Kita, Ferianto Raga Lawa memanfaatkan Masa Reses Masa Persidangan II Tahun 2025 dengan turun langsung menyerap aspirasi masyarakat. Kunjungan reses kali ini dilakukan di Kampung Yahim, Kelurahan Dobonsolo dan Kampung Hinekombe, Distrik Sentani, pada pekan lalu.
Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Jayapura ini menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan konstituen.
Baca juga: Warga Cianjur Keluhkan Jalan Rusak Puluhan Tahun, Politikus Perindo Minta Dedi Mulyadi Turun Tangan
“Reses bertujuan menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen, sebagai pertanggungjawaban moral sebagai wakil rakyat,” ujarnya, Senin (26/5/2025).
Ferianto mengungkapkan, salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan adalah terkait keamanan lingkungan.
Masyarakat berharap, patroli malam dari aparat kepolisian bisa diaktifkan kembali, dibangun pos jaga atau Siskamling, serta dilakukan penertiban terhadap pelaku mabuk maupun aksi pemalakan yang kerap berujung kekerasan.
"Dan yang tidak kalah penting agar penertiban penjualan minuman keras yang kerap menjadi pemicu terjadinya aksi kekerasan," kata politisi yang menjabat Plt. Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Jayapura ini.
Baca juga: Peduli Perempuan dan Anak, Partai Perindo Kirim Kontainer Kesehatan ke Berbagai Daerah
Selain isu keamanan, lanjut Ferianto, masyarakat juga menyampaikan harapan agar konflik antara sopir angkutan kota dan layanan transportasi online bisa segera ditindaklanjuti.
“Masyarakat juga menyampaikan agar pungutan-pungutan liar ditertibkan,” tambahnya.
Sarjana Hukum dari Universitas Terbuka Jayapura ini menuturkan, gagasan pengaktifan kembali Garnisun untuk membantu pengamanan wilayah juga mengemuka dalam dialog tersebut. Usulan ini disampaikan oleh Abdon Badin, salah satu warga yang hadir.
Menanggapi semua aspirasi tersebut, Ferianto menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti semua aspirasi tersebut di rapat DPRD.
"Pada prinsipnya semua akan menjadi satu perjuangan kami untuk ditindaklanjuti di forum DPRD dan disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura," ungkap alumnus SMA Negeri 1 Kupang Timur ini.
Menutup rangkaian kegiatan reses, pria kelahiran 11 Maret 1985 ini juga menyoroti pentingnya kesadaran administrasi kependudukan.
“Yang tak kalah penting adalah agar semua masyarakat Kabupaten Jayapura yang tinggal di Kabupaten Jayapura harus ber-KTP Kabupaten Jayapura, itu sebagai bentuk untuk membangun Kota Kenambai Umbai,” ucap Ferianto.
Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Jayapura ini menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan konstituen.
Baca juga: Warga Cianjur Keluhkan Jalan Rusak Puluhan Tahun, Politikus Perindo Minta Dedi Mulyadi Turun Tangan
“Reses bertujuan menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen, sebagai pertanggungjawaban moral sebagai wakil rakyat,” ujarnya, Senin (26/5/2025).
Ferianto mengungkapkan, salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan adalah terkait keamanan lingkungan.
Masyarakat berharap, patroli malam dari aparat kepolisian bisa diaktifkan kembali, dibangun pos jaga atau Siskamling, serta dilakukan penertiban terhadap pelaku mabuk maupun aksi pemalakan yang kerap berujung kekerasan.
"Dan yang tidak kalah penting agar penertiban penjualan minuman keras yang kerap menjadi pemicu terjadinya aksi kekerasan," kata politisi yang menjabat Plt. Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Jayapura ini.
Baca juga: Peduli Perempuan dan Anak, Partai Perindo Kirim Kontainer Kesehatan ke Berbagai Daerah
Selain isu keamanan, lanjut Ferianto, masyarakat juga menyampaikan harapan agar konflik antara sopir angkutan kota dan layanan transportasi online bisa segera ditindaklanjuti.
“Masyarakat juga menyampaikan agar pungutan-pungutan liar ditertibkan,” tambahnya.
Sarjana Hukum dari Universitas Terbuka Jayapura ini menuturkan, gagasan pengaktifan kembali Garnisun untuk membantu pengamanan wilayah juga mengemuka dalam dialog tersebut. Usulan ini disampaikan oleh Abdon Badin, salah satu warga yang hadir.
Menanggapi semua aspirasi tersebut, Ferianto menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti semua aspirasi tersebut di rapat DPRD.
"Pada prinsipnya semua akan menjadi satu perjuangan kami untuk ditindaklanjuti di forum DPRD dan disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura," ungkap alumnus SMA Negeri 1 Kupang Timur ini.
Menutup rangkaian kegiatan reses, pria kelahiran 11 Maret 1985 ini juga menyoroti pentingnya kesadaran administrasi kependudukan.
“Yang tak kalah penting adalah agar semua masyarakat Kabupaten Jayapura yang tinggal di Kabupaten Jayapura harus ber-KTP Kabupaten Jayapura, itu sebagai bentuk untuk membangun Kota Kenambai Umbai,” ucap Ferianto.
(shf)
Lihat Juga :