Kisah Haji Christiaan Snouck Hurgronje, Tipu Muslim Nusantara untuk Masuk ke Tanah Suci

Kamis, 22 Mei 2025 - 05:31 WIB
loading...
Kisah Haji Christiaan...
Christiaan Snouck Hurgronje, orientalis Belanda pada 1888 mampu menyusup masuk ke Tanah Suci dan mengabadikan foto-foto pertama kota Mekkah, Arab Saudi. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kisah Christiaan Snouck Hurgronje yang mampu menyusup masuk ke Tanah Suci dan mengabadikan foto-foto pertama Kota Mekkah, Arab Saudi ini menarik untuk diulas. Kumpulan foto tersebut bahkan terjual dengan harga fantastis.

Kisah Haji Christiaan Snouck Hurgronje, Tipu Muslim Nusantara untuk Masuk ke Tanah Suci

Foto/Ist

Pada tahun 1888, seorang orientalis asal Belanda bernama Christiaan Snouck Hurgronje berhasil mengabadikan foto-foto pertama Kota Makkah. Foto itu dijual melalui situs lelang Sotheby dengan harga fantastis, yakni £212.000 atau setara lebih dari Rp3,8 miliar.

Baca juga: 10 Kisah Pengkhianatan Terbesar Sepanjang Sejarah

Sotheby, rumah lelang ternama dunia, mengonfirmasi bahwa koleksi foto-foto tersebut berasal langsung dari keluarga Snouck Hurgronje.



Mereka menggambarkan arsip ini sebagai dokumentasi yang sangat berharga dan mendalam mengenai Makkah pada akhir abad ke-19, ketika dunia Barat nyaris tidak memiliki akses ke kota suci itu.

Christiaan Snouck Hurgronje Menyusup ke Mekkah


Keberhasilan Snouck Hurgronje mengakses kota suci Makkah bukanlah hal biasa. Ia menyusup ke dalam kehidupan masyarakat lokal dengan cara menyamar sebagai seorang mualaf.

Baca juga: Muslihat Snouck Hurgronje Melemahkan Islam di Aceh

Strategi ini juga pernah ia terapkan saat berada di Indonesia, yang pada masa itu berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda.

Dengan kefasihan dalam bahasa Arab serta pemahaman mendalam tentang ajaran Islam, Snouck Hurgronje berhasil menembus batas yang selama ini tak tersentuh oleh kaum non-Muslim.

Ia menjadi tokoh Barat pertama yang dapat menyaksikan langsung kehidupan di Makkah dan mendokumentasikannya secara visual dan tertulis.

Selama lebih dari satu tahun, ia bekerja di Konsulat Belanda di Jeddah. Di sanalah ia memproduksi dua karya penting berjudul Mekka dan Bilder aus Mekka, yang memuat deskripsi serta dokumentasi mengenai kehidupan spiritual dan sosial di kota suci.

Karya-karya ini kelak menjadikannya salah satu tokoh orientalis paling berpengaruh pada masanya.

Pada periode itu, Belanda tengah memperkuat kekuasaan kolonialnya di Indonesia. Latar belakang akademis Snouck Hurgronje sebagai ahli keislaman menjadikannya sosok yang cocok untuk menjalankan misi pengintaian terhadap tokoh-tokoh Islam dari Indonesia yang bermukim atau singgah di Timur Tengah.

Secara strategis, rumahnya di Jeddah berdekatan dengan kediaman seorang tokoh bangsawan Aceh. Tokoh ini menjadi target utama intelijen kolonial yang ingin memantau aktivitas umat Islam Indonesia yang menunaikan ibadah haji ke Makkah.

Perusahaan Hindia Timur Belanda saat itu gencar mengumpulkan informasi tentang masyarakat Muslim Indonesia yang taat, terutama yang telah melakukan perjalanan haji.

Meskipun identitas aslinya tersembunyi, Snouck Hurgronje sebenarnya menjalani kehidupan Barat yang sangat bertolak belakang dengan tampilan luar dirinya.

Namun demikian, ia berhasil menipu banyak orang dan dianggap sebagai seorang Muslim sejati yang bernama Abdul Ghaffaar oleh masyarakat lokal.

Dalam dokumentasi-nya, Snouck Hurgronje memotret berbagai aspek kehidupan di Makkah, termasuk para jamaah haji dari Nusantara, para pelayan, kasim, dan pemiliknya, serta hewan pengangkut seperti unta.

Namun, tidak semua orang tertipu. Pada satu kesempatan, sebuah rumor yang disebarkan oleh Kedutaan Prancis menyebutkan bahwa ia mencuri artefak kuno, sehingga menimbulkan konflik dengan masyarakat lokal.

Setelah itu, ia memilih kembali ke Belanda untuk menyelesaikan misinya secara akademik.

Setibanya di tanah kelahirannya, Snouck Hurgronje mendapatkan pengakuan internasional sebagai seorang ahli Islam terkemuka. Pengalamannya di Timur Tengah dan Indonesia menjadikan dirinya rujukan utama dalam studi-studi keislaman di Eropa.

Selama operasinya, ia berpura-pura menjadi tokoh yang simpatik terhadap umat Islam. Namun, dibalik topeng itu, ia justru memanfaatkan keahliannya dalam teologi dan budaya Islam untuk melemahkan perlawanan rakyat Indonesia dari dalam.

Setelah pensiun dari lapangan, ia mengabdikan hidupnya sebagai akademisi di Universitas Leiden.

Nama Snouck Hurgronje tetap dikenang sebagai tokoh kontroversial, seorang sarjana yang sekaligus mata-mata yang merekam wajah Makkah dan umat Islam dari perspektif kolonial Eropa.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Imigrasi Surabaya Gagalkan...
Imigrasi Surabaya Gagalkan Keberangkatan 18 Calon Haji Ilegal, Korban Rugi hingga Rp290 Juta
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Rekomendasi
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Perkuat Kualitas Informasi,...
Perkuat Kualitas Informasi, Pegadaian Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Ratusan Jurnalis
IIO 2026 Resmi Dimulai,...
IIO 2026 Resmi Dimulai, Hary Tanoesoedibjo: Ini Komitmen POBSI Memajukan Biliar Indonesia
Berita Terkini
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved