Bangun Asrama Mualimin, Bahlil: Muhammadiyah Ikut Bidani Lahirnya Partai Golkar
Senin, 19 Mei 2025 - 00:06 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia melakukan ground breaking pembangunan asrama D, Gedung Matham dan Rumah pamong Madrasah Mualimin Yogyakarta. Foto/SindoNews.
A
A
A
BANTUL - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar bersama dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan ground breaking pembangunan asrama D, Gedung Matham dan Rumah pamong Madrasah Mualimin Yogyakarta. Pembangunan tersebut dilakukan di daerah Sedayu, Bantul.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyebut antara Golkar dan Muhammadiyah memiliki sejarah panjang. “Bagi kami Muhammadiyah dan Golkar memiliki sejarah panjang. Muhammadiyah menjadi bagian Sekber yang ikut melahirkan Partai Golkar,” kata Bahlil, Minggu (18/5/2025).
Bantuan yang diberikan DPP berupa pembangunan gedung yang ditargetkan selesai dalam wkatu 10 bulan. Bantuan ini merupakan hasil silaturahmi antara DPP partai Golkar dengan PP Muhammadiyah untuk menyiapkan kader bangsa.
Baca juga: Buka Musda XI Partai Golkar DIY, Bahlil Lahadalia: Suara Golkar Harus Naik di Pemilu 2029
“Golkar memandang ini penting, gotong royong urun rembug menyelesakan asrama ini,” kata Bahlil yang menjabat Menteri Eeneri dan Sumber Daya Mineral ini.
Bahlil enggan menyebut berapa nilai investasi dalam pembangunan gedung ini. Namun dia menjamin anggaran berasal dari internal partai Golkar yang berasal dari gotong royong seluruh kader.
Bahlil juga berharap gedung ini nantinya diberi nama Gedung Partai Golkar. Hal ini bukanlah dari bagian politik transaksional. Namun bagian dari instrumen politik. “Mudah-mudahan setelah Golkar nanti ada parpol lain (membantu),” katanya.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyebut antara Golkar dan Muhammadiyah memiliki sejarah panjang. “Bagi kami Muhammadiyah dan Golkar memiliki sejarah panjang. Muhammadiyah menjadi bagian Sekber yang ikut melahirkan Partai Golkar,” kata Bahlil, Minggu (18/5/2025).
Bantuan yang diberikan DPP berupa pembangunan gedung yang ditargetkan selesai dalam wkatu 10 bulan. Bantuan ini merupakan hasil silaturahmi antara DPP partai Golkar dengan PP Muhammadiyah untuk menyiapkan kader bangsa.
Baca juga: Buka Musda XI Partai Golkar DIY, Bahlil Lahadalia: Suara Golkar Harus Naik di Pemilu 2029
“Golkar memandang ini penting, gotong royong urun rembug menyelesakan asrama ini,” kata Bahlil yang menjabat Menteri Eeneri dan Sumber Daya Mineral ini.
Bahlil enggan menyebut berapa nilai investasi dalam pembangunan gedung ini. Namun dia menjamin anggaran berasal dari internal partai Golkar yang berasal dari gotong royong seluruh kader.
Bahlil juga berharap gedung ini nantinya diberi nama Gedung Partai Golkar. Hal ini bukanlah dari bagian politik transaksional. Namun bagian dari instrumen politik. “Mudah-mudahan setelah Golkar nanti ada parpol lain (membantu),” katanya.
Lihat Juga :