Brangkas Dibobol Sopir, Warga Korea Alami Kerugian Ratusan Juta

Senin, 07 September 2020 - 14:09 WIB
loading...
Brangkas Dibobol Sopir,...
Polisi merilis kasus pencurian di Apartemen Amarta Pura, Lippo Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Foto: Hasan Kurniawan/SINDOnews
A A A
TANGERANG - Apartemen mewah Amarta Pura, Lippo Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, kebobolan. Uang tunai senilai USD45.000 dolar di brangkas pun raib.

Aksi pembobolan itu terjadi, pada Kamis 11 Juni 2020, pukul 02.00 WIB dini hai. Apartemen milik warga negara Korea Selatan Yoon Yeong Zue (20) ini, berada di Unit B, Lantai 51 E. Dalam perampokan itu, korban merugi Rp800 juta.

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Iman Setiawan mengatakan, baru pada 25 Agustus 2020, korban melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kelapa Dua, Polres Tangsel. (Baca juga: Polisi Ringkus Residivis Pencurian Bersenjata Airsoft Gun di Sidrap )

"Jajaran Polsek Kelapa Dua lalu melakukan penyelidikan, dan diketahui bahwa salah satu tersangka berinisial EH, bekerja sebagai sopir korban," kata Iman kepada SINDOnews di Mapolres Tangsel, Serpong, Senin (7/9/2020).

Petugas pun langsung melakukan perburuan kepada tersangka. Ternyata, tersangka EH sudah melarikan diri ke Palembang, Sumatera. Petugas pun langsung terbang ke Palembang dan berhasil menangkap pelaku.

Saat akan ditangkap, pelaku EH berusaha melawan dan kabur. Tidak ingin buruannya lari, petugas mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak sebelah kakinya. (Baca juga: Pencurian Motor Sport di Taman Sari Terekam CCTV )

"Pelaku mencuri akses apartemen korban yang tertinggal di mobil. Ini yang digunakan pelaku masuk ke unit apartemen korban, dan mengakses tempat-tempat penyimpanan, dan mengambil uang tersebut," jelasnya.

Dari EH, petugas melakukan pengembangan dan berhasil menciduk pelaku lainnya, yakni AAS. Saat ditangkap, pelaku melakukan perlawanan dan diberikan tembakan terukur.

"AAS tertangkap di perkebunan karet, Desa Muara Umai, Sumatera Selatan, berikut satu unit Daihatsu Ayla yang digunakan pelaku untuk beraksi. Petugas juga mengamankan uang tunai senilai Rp15 juta," ungkapnya.

Tidak berhenti di situ, petugas meneruskan penyelidikan ke Desa Umbul Sabil, Lampung Selatan. Ternyata, di sana pelaku telah membuka bengkel tambal ban, dengan modal yang didapat dari hasil kejahatan tersebut.

"Jadi setelah membobol brangkas uang, EH menukar uang hasil kejahatan USD45000. Sebagian uang lalu dibelikan peraralan bengkel, motor, mobil dan perhiasan istrinya. Saat ini masih dikembangkan," jelasnya.

Sementara itu, EH mengaku, bekerja kepada Yoon Yeong Zue sebagai sopir selama dua tahun. Aksi perampokan sendiri dia rencanakan selama dua bulan terakhir. Dia mengaku tahu brankas korban sejak lama.

"Saya pernah masuk ke rumah bos tersebut untuk bekerja, dari situ saya tahu ada brankas di rumah bos. Kurang lebih 2 tahun bekerja. Uangnya saya gunakan untuk bikin bengkel di Lampung. Ini baru pertama kali," tukasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Pelaku terancam, pidana 7 tahun penjara. Saat ini, pelaku masih berada di dalam tahanan Polres Tangsel.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran, Pencurian...
Perang Iran, Pencurian BBM Marak di Eropa, AS dan Australia: Tangki Mobil Dibor Pencuri
Selebgram Curhat Ditetapkan...
Selebgram Curhat Ditetapkan Tersangka Gara-gara Bahas Kasus Pencurian di Medsos
Aksi Pencurian Kain...
Aksi Pencurian Kain Batik Miliaran Rupiah di Area Pameran JICC
Rekomendasi
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Berita Terkini
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved