Kisah Konflik Internal Keluarga Penguasa Mataram Pasca Perintah Pembunuhan Ulama
Sabtu, 10 Mei 2025 - 06:56 WIB
loading...
Makam Pangeran Purbaya. Foto/Dok Bappeda Kabupaten Tegal
A
A
A
Pangeran Purbaya terlibat konflik dengan keponakannya Raja Mataram. Saat itu sang penguasa Mataram itu baru saja memerintahkan untuk melakukan pembunuhan besar-besaran ulama serta keluarganya.
Purbaya khawatir bila ulah keponakannya itu berdampak akan datangnya malapetaka di Kesultanan Mataram . Pangeran Purbaya pun lantas tak menghadap ke istana tanpa pemberitahuan apa pun ke sultan.
Kekhawatirannya ditangkap oleh Sultan Amangkurat I sebagai bagian dari memberontak. Maka sultan Mataram ini diam-diam memperkuat dirinya, karena banyak sekali anak buah serta anak cucunya, yang seluruhnya 50 orang, dan kawan-kawannya yang berkedudukan.
Baca juga: Kisah Raja Mataram Mimpi Buruk Bisul Bernanah hingga Hentikan Permusuhan dengan Ulama
Putra Pangeran Purbaya yakni Raden Mas, yang juga orang kepercayaan raja pun merasa khawatir dengan ulah sang ayahnya. Dikisahkan pada "Disintegrasi Mataram: Di bawah Mangkurat I", dari H.J. De Graaf, sudah tentu Sunan tidak merasa senang menghadapi keadaan itu.
Purbaya khawatir bila ulah keponakannya itu berdampak akan datangnya malapetaka di Kesultanan Mataram . Pangeran Purbaya pun lantas tak menghadap ke istana tanpa pemberitahuan apa pun ke sultan.
Kekhawatirannya ditangkap oleh Sultan Amangkurat I sebagai bagian dari memberontak. Maka sultan Mataram ini diam-diam memperkuat dirinya, karena banyak sekali anak buah serta anak cucunya, yang seluruhnya 50 orang, dan kawan-kawannya yang berkedudukan.
Baca juga: Kisah Raja Mataram Mimpi Buruk Bisul Bernanah hingga Hentikan Permusuhan dengan Ulama
Putra Pangeran Purbaya yakni Raden Mas, yang juga orang kepercayaan raja pun merasa khawatir dengan ulah sang ayahnya. Dikisahkan pada "Disintegrasi Mataram: Di bawah Mangkurat I", dari H.J. De Graaf, sudah tentu Sunan tidak merasa senang menghadapi keadaan itu.
Lihat Juga :