Pastikan Kesiapan Food Estate di Kalteng, Gubernur Agustiar Tinjau Pelabuhan Batanjung
Kamis, 08 Mei 2025 - 19:21 WIB
loading...
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran meninjau Pelabuhan Batanjung, Kapuas untuk mengecek kesiapan sebagai gerbang food estate Indonesia. Foto/Ist
A
A
A
KAPUAS - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran meninjau kesiapan Pelabuhan Batanjung, Kabupaten Kapuas, Kalteng. Hal itu dilakukan untuk mengecek kesiapan Pelabuhan Batanjung sebagai gerbang food estate Indonesia.
Agustiar Sabran mengatakan, Kalteng merupakan provinsi unggulan yang mendukung terciptanya food estate Indonesia, sebagai pondasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan ketahanan pangan nasional.
Baca juga: Bertemu PM Singapura, Prabowo Bahas IKN hingga Food Estate
Food estate ini untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satunya menjadikan Pelabuhan Batanjung sebagai gerbang food estate nasional.
Dalam kunjungannya, Agustiar Sabran mengecek secara langsung infrastruktur dari Pelabuhan Batanjung. Dia didampingi Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Bupati Kapuas Wiyatno, Wakil Bupati Kapuas Dodo, unsur Forkopimda Provinsi Kalteng dan Pemkab Kapuas serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah.
“Tadi sudah kami lihat dan banyak infrastruktur yang masih harus dibenahi demi kelancaran operasional, karena Pelabuhan Batanjung ini merupakan outlet penyaluran hasil pangan yang secara langsung berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya, Kamis (8/5/2025).
Tak hanya gerbang food estate nasional, Agustiar Sabran mengatakan, Pelabuhan Batanjung punya peranan penting dalam perekonomian Kalteng.
Baca juga: Dukung Program Ketahanan Pangan, Pangkoopsudnas Panen Raya di Lanud Atang Sendjaja
“Pelabuhan Batanjung nantinya merupakan gerbang ekspor sumber daya alam Kalimantan Tengah. Ini menjadi langkah positif untuk membangun perekonomian Kalteng,” tegasnya.
Sebelumnya, Agustiar Sabran melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memberikan Program Rumah Layak Huni dan Pendidikan.
Program Rumah Layak Huni merupakan program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat yang tinggal di rumah yang tidak layak huni. Nantinya akan ada 50 rumah yang dibedah atau direnovasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng.
Agustiar Sabran mengatakan, kesejahteraan masyarakat Kalteng harus ditingkatkan, agar perekonomian tiap-tiap daerah meningkat guna membangun daerah itu sendiri.
“Program Rumah Layak Huni atau Bedah Rumah ini adalah instruksi dari Bapak Presiden. Kita harapkan program bedah rumah ini bisa tepat sasaran dan diterima oleh orang yang berhak menerimanya,” ujar Gubernur saat dibincangi di sela-sela peninjauan rencana lokasi bedah rumah, di Desa Simpang Bunga Tanjung, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas.
Gubernur Agustiar Sabran juga mengedepankan untuk membangun kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kalteng. Ia mengunjungi SMA Negeri 1 Kuala Kapuas.
Agustiar Sabran menceritakan bagaimana perjuangannya memperoleh pendidikan layak, hingga saat ini bisa memimpin Bumi Pancasila. Menurutnya, pendidikan adalah hal penting untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang.
“Sebelum jadi gubernur, saya pernah berjualan es, jual kue, jual kayu bakar, dan saya pernah jalan kaki hampir 13kilometer,” ungkapnya.
“Hidup itu jika tidak melewati proses, maka akan cepat hilangnya kebahagiaan. Proses itu membuat kita kuat dan bertekad untuk jadi orang yang bermanfaat. Yang terpenting, kita harus selalu bersyukur,” pungkasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, melakukan simbolis penyerahan bantuan berupa alat tulis dan olahraga untuk SMA Negeri 1 Kuala Kapuas.
“Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha dan terus belajar. Semangat, semoga sukses meraih masa depan yang cerah,” pesan Ketua TP-PKK Kalteng.
Agustiar Sabran mengatakan, Kalteng merupakan provinsi unggulan yang mendukung terciptanya food estate Indonesia, sebagai pondasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan ketahanan pangan nasional.
Baca juga: Bertemu PM Singapura, Prabowo Bahas IKN hingga Food Estate
Food estate ini untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satunya menjadikan Pelabuhan Batanjung sebagai gerbang food estate nasional.
Dalam kunjungannya, Agustiar Sabran mengecek secara langsung infrastruktur dari Pelabuhan Batanjung. Dia didampingi Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Bupati Kapuas Wiyatno, Wakil Bupati Kapuas Dodo, unsur Forkopimda Provinsi Kalteng dan Pemkab Kapuas serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah.
“Tadi sudah kami lihat dan banyak infrastruktur yang masih harus dibenahi demi kelancaran operasional, karena Pelabuhan Batanjung ini merupakan outlet penyaluran hasil pangan yang secara langsung berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya, Kamis (8/5/2025).
Tak hanya gerbang food estate nasional, Agustiar Sabran mengatakan, Pelabuhan Batanjung punya peranan penting dalam perekonomian Kalteng.
Baca juga: Dukung Program Ketahanan Pangan, Pangkoopsudnas Panen Raya di Lanud Atang Sendjaja
“Pelabuhan Batanjung nantinya merupakan gerbang ekspor sumber daya alam Kalimantan Tengah. Ini menjadi langkah positif untuk membangun perekonomian Kalteng,” tegasnya.
Sebelumnya, Agustiar Sabran melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memberikan Program Rumah Layak Huni dan Pendidikan.
Program Rumah Layak Huni merupakan program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat yang tinggal di rumah yang tidak layak huni. Nantinya akan ada 50 rumah yang dibedah atau direnovasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng.
Agustiar Sabran mengatakan, kesejahteraan masyarakat Kalteng harus ditingkatkan, agar perekonomian tiap-tiap daerah meningkat guna membangun daerah itu sendiri.
“Program Rumah Layak Huni atau Bedah Rumah ini adalah instruksi dari Bapak Presiden. Kita harapkan program bedah rumah ini bisa tepat sasaran dan diterima oleh orang yang berhak menerimanya,” ujar Gubernur saat dibincangi di sela-sela peninjauan rencana lokasi bedah rumah, di Desa Simpang Bunga Tanjung, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas.
Gubernur Agustiar Sabran juga mengedepankan untuk membangun kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kalteng. Ia mengunjungi SMA Negeri 1 Kuala Kapuas.
Agustiar Sabran menceritakan bagaimana perjuangannya memperoleh pendidikan layak, hingga saat ini bisa memimpin Bumi Pancasila. Menurutnya, pendidikan adalah hal penting untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang.
“Sebelum jadi gubernur, saya pernah berjualan es, jual kue, jual kayu bakar, dan saya pernah jalan kaki hampir 13kilometer,” ungkapnya.
“Hidup itu jika tidak melewati proses, maka akan cepat hilangnya kebahagiaan. Proses itu membuat kita kuat dan bertekad untuk jadi orang yang bermanfaat. Yang terpenting, kita harus selalu bersyukur,” pungkasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, melakukan simbolis penyerahan bantuan berupa alat tulis dan olahraga untuk SMA Negeri 1 Kuala Kapuas.
“Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha dan terus belajar. Semangat, semoga sukses meraih masa depan yang cerah,” pesan Ketua TP-PKK Kalteng.
(shf)
Lihat Juga :