Pemprov Jakarta Impor Sapi Australia demi Jaga Stabilisasi Harga Daging

Rabu, 07 Mei 2025 - 07:17 WIB
loading...
Pemprov Jakarta Impor...
Upaya menjaga stabilisasi harga daging, Pemprov Jakarta melalui Dharma Jaya mengimpor sapi Australia sebanyak 5.000 ekor yang datang secara bertahap. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Upaya menjaga stabilisasi harga daging, Pemprov Jakarta melalui Dharma Jaya mengimpor sapi Australia sebanyak 5.000 ekor yang datang secara bertahap.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan, impor ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperluas jaringan bisnis sekaligus meningkatkan pendapatan perusahaan dan secara langsung turut memperkuat distribusi pangan di wilayah Jakarta.

Baca juga: Alasan Daging Sapi Australia Berkualitas dan Kaya Nutrisi

“Ini sebuah terobosan yang kami lakukan di tahun 2025. Untuk tahap pertama kita impor sapi hidup sebanyak 500 ekor dari Australia, tahap kedua di bulan Juni. Target tahun 2025 ini kita akan impor 5.000 sapi dari Australia,” ujar Raditya, Rabu (7/5/2025).

Pada tahun ini, Dharma Jaya telah mendapatkan izin impor dari pemerintah sebanyak 5.000 ekor jenis Sapi Bakalan atau Sapi Potong (Brahman Cross/BX) yang dinilai cocok memenuhi kebutuhan sehari-hari protein hewani yang dibutuhkan warga Jakarta.

Menurut dia, peran penting dalam sistem peternakan nasional dengan terus mendorong pengembangannya agar mampu bersaing di pasar domestik maupun global.

Saat ini, 500 Sapi BX sudah tiba di RPH Serang, Banten untuk dilakukan proses penggemukkan selama 3 bulan. Setelah mencapai bobot ideal, sapi-sapi tersebut akan dijual ke sejumlah RPH seperti Cakung, Serang, Bogor, dan Sukabumi.

Plt Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, Pemprov Jakarta terus memperkuat strategi ketahanan pangan melalui BUMD pangan, termasuk Perumda Dharma Jaya.

Salah satu langkah strategis yang kini dilakukan adalah impor Sapi Bakalan dari Australia yang dinilai efektif dalam menjaga pasokan protein hewani bagi masyarakat ibu kota, khususnya menjelang momentum Hari Raya Iduladha.

“Ini bagian dari strategi 4K yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Dengan adanya impor sapi, Pemprov Jakarta ingin memastikan warga Jakarta memiliki akses terhadap protein hewani yang cukup dan terjangkau, apalagi menghadapi momen besar seperti Iduladha,” ungkap Eli.

Pemilihan Australia sebagai negara asal impor didasarkan pada faktor kedekatan geografis dan efisiensi biaya logistik. “Saat ini baru dari Australia, negara lain memang potensial, tapi butuh penjajakan dan kajian, terutama soal ongkos kirim dan waktu tempuh,” katanya.

Eli juga menyampaikan bahwa kebutuhan hewan kurban di Jakarta saat Iduladha bisa mencapai lebih dari 63.000 ekor, terutama sapi dan domba.

Adanya impor sejak awal, Dharma Jaya diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut. “Kalau stok aman, harga terkendali, dan tentunya kualitas pun kita jaga. Semua daging yang beredar harus bebas dari bahan berbahaya. Ini yang terus kita dorong di seluruh rantai pasok pangan Jakarta,” ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Rekomendasi
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Berita Terkini
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved