Nasib Miris Atlet Binaraga Malang Terpaksa Makan Ayam Tiren Gara-gara Dana Minim
Selasa, 06 Mei 2025 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan jika para atlet terpaksa melakukan ini karena pendanaan untuk Porprov 2025 yang diajukan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang tidak kunjung cair. Sehingga para atlet harus mengolah ayam tiren untuk mendapatkan kebutuhan protein.
"Atlet binaraga itu memiliki tuntutan untuk mendapatkan asupan nutrisi untuk perkembangan otot. Sehingga setiap atlet setidaknya butuh Rp3 juta sebulan untuk memenuhi gizi," ujar Indra Khusnul dikutip Selasa (6/5/2025).
Baca juga: Korban Tewas Bus ALS Terguling di Padang Panjang Sumbar 12 Orang
Indra mengungkapkan jika para atlet binaraga Kabupaten Malang membeli 3 karung ayam tiren dari peternak dengan harga sekitar Rp100 ribu.
Tapi menurutnya tidak semua daging busuk ini dikonsumsi, hanya 5 kilogram saja yang layak untuk dikonsumsi karena dagingnya belum rusak.
"Kita dapat ayamnya dari peternak, ayam yang sudah mati dan mau dibuang atau dikubur. Beberapa ayam sudah terlalu busuk, jadi tidak dikonsumsi, sekitar 1 karung saja yang layak dikonsumsi," bebernya.
"Atlet binaraga itu memiliki tuntutan untuk mendapatkan asupan nutrisi untuk perkembangan otot. Sehingga setiap atlet setidaknya butuh Rp3 juta sebulan untuk memenuhi gizi," ujar Indra Khusnul dikutip Selasa (6/5/2025).
Baca juga: Korban Tewas Bus ALS Terguling di Padang Panjang Sumbar 12 Orang
Indra mengungkapkan jika para atlet binaraga Kabupaten Malang membeli 3 karung ayam tiren dari peternak dengan harga sekitar Rp100 ribu.
Tapi menurutnya tidak semua daging busuk ini dikonsumsi, hanya 5 kilogram saja yang layak untuk dikonsumsi karena dagingnya belum rusak.
"Kita dapat ayamnya dari peternak, ayam yang sudah mati dan mau dibuang atau dikubur. Beberapa ayam sudah terlalu busuk, jadi tidak dikonsumsi, sekitar 1 karung saja yang layak dikonsumsi," bebernya.
Lihat Juga :