Kasus Mayat Wanita Dicor, Polisi: Pelaku Kesal Korban Minta Dinikahi

Senin, 05 Mei 2025 - 13:45 WIB
loading...
Kasus Mayat Wanita Dicor,...
Polisi menyebut kasus pembunuhan Dwi Hastuti atau Tutik Jupe (48) warga Desa Baturetno karena korban meminta dinikahi ke pelaku. Foto/SindoNews
A A A
SOLO - Polisi terus mendalami kasus pembunuhan Dwi Hastuti atau Tutik Jupe(48) warga Desa Baturetno yang mayatnya dicor di halaman belakang rumah warga di Dusun Brubuh RT04/01 Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan, pelaku Joko Nur Setiawan (34) warga Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo, merencanakan aksi pembunuhan.

Kasatreskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sadewo mengatakan, berdasarkan hasil pendalaman, pelaku sudah berniat membunuh korban sehari sebelum eksekusi pada 11 Februari 2025.

Baca juga: Mayat Titik Jupe Dicor Semen, Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Korban

"Sehari sebelumnya (10 Februari 2025) korban dan pelaku ini sempat bertemu. Saat itu korban menagih mobil rentalnya yang ternyata digadaikan oleh pelaku dan juga meminta untuk dinikahi," kata Agung, Senin (5/5/2025).

Berdasarkan pengakuan pelaku, korban juga sempat mengancam akan membongkar perselingkuhannya jika tak kunjung ada kejelasan hubungannya dengah pelaku.

"Saat itu pelaku ada niatan untuk membunuh korban keesokan harinya jika sikap korban masih sama. Tanggal 10 Februari 2025 korban juga diantar pulang," ucap Agung.

Baca juga: Driver Ojol Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh Penumpang

Keesokan harinya, sikap korban masih sama. Pelaku kemudian sengaja membawa korban ke rumah orang tuanya karena tahu bahwa ayahnya sedang tidak ada di rumah. Hingga akhirnya korban diminta ke belakang rumah. "Korban lalu dieksekusi dengan cara dicekik dan dibekap," ujar Agung.

Tubuh korban yang terjatuh kemudian ditindih oleh pelaku dan kepalanya dipukuli sambil dibekap. "Korban sempat meronta," beber Agung.

Hingga akhirnya korban meninggal dunia dan dikubur di belakang rumah orang tua pelaku. Tubuh korban dibungkus plastik dan jarik, kemudian ditutup papan dan dicor bagian atasnya. Setelah itu, pelaku juga menutup cor dengan tanah.

Sebelumnya, kasus tersebut terungkap usai polisi melakukan penyelidikan atas laporan hilangnya Dwi Hastuti. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, diketahui Dwi terakhir dilihat oleh keluarga pada 11 Februari 2025 pagi.

Saat itu Dwi terlihat dijemput oleh Joko menggunakan mobil warna merah. Keduanya sudah saling kenal sejak Oktober 2024 lalu dan menjalin hubungan asmara. Padahal Joko sendiri sudah berkeluarga dan mempunyai anak.

Dari pengakuan tersangka, korban meminta untuk dinikahi namun hal itu ditolak oleh Joko. Di lain sisi, korban juga sempat menagih hutang senilai Rp15 juta kepada pelaku.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Pria di Jakarta Barat...
Pria di Jakarta Barat Tewas Ditusuk, Kanit Reskrim: Awalnya Cekcok Mulut
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Curat, Curas dan Curanmor, 105 Tersangka Diamankan
Rekomendasi
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved