Driver Ojol Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh Penumpang
Senin, 05 Mei 2025 - 09:45 WIB
loading...
Warga Desa Cibeber Satu, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok pria tak bernyawa yang mengenakan jaket ojek online (ojol) pada Minggu (4/5/2025) dini hari. FOTO/WILDAN HIDAYAT
A
A
A
BOGOR - Warga Desa Cibeber Satu, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok pria tak bernyawa yang mengenakan jaket ojek online (ojol) pada Minggu (4/5/2025) dini hari. Penemuan ini sontak viral di media sosial dan memicu perhatian luas masyarakat.
Korban yang diketahui berinisial RS, merupakan warga Sadeng, Kabupaten Bogor, dan berprofesi sebagai pengemudi ojek online. Ia ditemukan dalam kondisi tertelungkup di sebuah komplek perumahan terbengkalai di Kampung Sukabaru, yang memang dikenal sepi dan jarang dilalui warga.
"Saya lihat korban sudah tidak bergerak, ada luka di lehernya, dan banyak darah," kata Herman, salah satu warga yang pertama kali melihat jasad korban, Senin (5/5/2025).
Menurut keterangan warga, tubuh korban masih mengenakan jaket ojol saat ditemukan, dengan luka sayatan pada bagian leher yang diduga menjadi penyebab kematiannya. Lokasi penemuan yang sepi dan tidak terawasi memperkuat dugaan bahwa korban menjadi korban tindak kekerasan.
Korban yang diketahui berinisial RS, merupakan warga Sadeng, Kabupaten Bogor, dan berprofesi sebagai pengemudi ojek online. Ia ditemukan dalam kondisi tertelungkup di sebuah komplek perumahan terbengkalai di Kampung Sukabaru, yang memang dikenal sepi dan jarang dilalui warga.
"Saya lihat korban sudah tidak bergerak, ada luka di lehernya, dan banyak darah," kata Herman, salah satu warga yang pertama kali melihat jasad korban, Senin (5/5/2025).
Menurut keterangan warga, tubuh korban masih mengenakan jaket ojol saat ditemukan, dengan luka sayatan pada bagian leher yang diduga menjadi penyebab kematiannya. Lokasi penemuan yang sepi dan tidak terawasi memperkuat dugaan bahwa korban menjadi korban tindak kekerasan.
Lihat Juga :