Korban Penipuan Kripto Internasional Berterima Kasih ke Direktorat Reserse Siber Polda Metro
Sabtu, 03 Mei 2025 - 00:31 WIB
loading...
Para korban kasus penipuan daring dengan modus jual beli saham atau kripto internasional mengucapkan terima kasih ke Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya yang telah mengungkap kasus tersebut. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Para korban kasus penipuan daring dengan modus jual beli saham atau kripto internasional mengucapkan terima kasih ke Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya yang telah mengungkap kasus tersebut. Total kerugian korban mencapai Rp18 miliar.
"Saya sangat berterima kasih khususnya kepada Kapolda Metro Jaya dan Bapak Direktur Reserse Divisi Siber," kata salah satu korban Ari Nugroho kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (2/5/2025). Baca juga:
Mengungkap Peran 2 Tersangka Penipuan Kripto Internasional yang Ditangkap Polda
Ari mengatakan dia dijanjikan bermain di pasar saham India namun berujung mengalami kerugian. Ari kemudian membuat laporan ke Polda Metro Jaya.
"Itu berlaku hampir dua bulan, sampai suatu saat dana yang sudah saya investasikan itu nggak bisa ditarik kembali. Kemudian, baru saya coba laporkan ke Polda divisi siber dan kami berkoordinasi dengan baik sejak awal dan saling memberi masukan dan juga mendapat pemaparan yang baik dari tim siber," jelasnya.
Korban lain bernama Sarli juga mengapresiasi kerja cepat Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya. Dia berterima kasih lantaran penyidik sudah membantu menangkap para tersangka.
"Saya sangat berterima kasih khususnya kepada Kapolda Metro Jaya dan Bapak Direktur Reserse Divisi Siber," kata salah satu korban Ari Nugroho kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (2/5/2025). Baca juga:
Mengungkap Peran 2 Tersangka Penipuan Kripto Internasional yang Ditangkap Polda
Ari mengatakan dia dijanjikan bermain di pasar saham India namun berujung mengalami kerugian. Ari kemudian membuat laporan ke Polda Metro Jaya.
"Itu berlaku hampir dua bulan, sampai suatu saat dana yang sudah saya investasikan itu nggak bisa ditarik kembali. Kemudian, baru saya coba laporkan ke Polda divisi siber dan kami berkoordinasi dengan baik sejak awal dan saling memberi masukan dan juga mendapat pemaparan yang baik dari tim siber," jelasnya.
Korban lain bernama Sarli juga mengapresiasi kerja cepat Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya. Dia berterima kasih lantaran penyidik sudah membantu menangkap para tersangka.
Lihat Juga :