Pramono Minta Sekolah Negeri dan Swasta Tak Lagi Tahan Ijazah Siswa Tidak Mampu
Jum'at, 02 Mei 2025 - 14:53 WIB
loading...
A
A
A
"Hari ini kita memperingati Hari Pendidikan Nasional, tadi saya sebagai Inspektur Upacara telah membacakan pidato sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), dalam kesempatan ini kami menyerahkan pemutihan tahap kedua, tahap pertama berjumlah 117 siswa, tahap kedua 371 siswa," ujarnya.
"Sekarang ini sudah terdaftar yang akan diputihkan di tahun ini pembiayaannya sudah disiapkan sejumlah 6.652 siswa," tambahnya.
Pramono berharap dengan pemutihan ijazah semoga dapat bermanfaat bagi para siswa. Pasalnya ijazah ada yang tertahan selama 3-5 tahun dengan besaran tunggakan senilai Rp15-17 juta karena tidak mampu.
Baca juga: Sekolah Tahan Ijazah Siswa yang Tak Lunasi Administrasi, Partai Perindo: Pelanggaran Pidana
"Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi para siswa yang selama ini ijazahnya tertahan. Saya tadi menanyakan secara langsung kepada mereka ada yang tiga tahun, lima tahun jumlahnya ada Rp15-17 juta intinya ijazah ini tidak di ambil karena mereka tidak mampu. Sehingga pemerintah dalam hal ini harus hadir, kami bersyukur BAZNAS BAZIS DKI Jakarta membantu ini bersama dengan Dinas Pendidikan merupakan program quick win saya dengan Bang Doel 100 hari Alhamdulillah hal-hal yang utama apa yang kami sampaikan ketika sosialisasi alhamdulillah sebagian besar terpenuhi," katanya.
"Sekarang ini sudah terdaftar yang akan diputihkan di tahun ini pembiayaannya sudah disiapkan sejumlah 6.652 siswa," tambahnya.
Pramono berharap dengan pemutihan ijazah semoga dapat bermanfaat bagi para siswa. Pasalnya ijazah ada yang tertahan selama 3-5 tahun dengan besaran tunggakan senilai Rp15-17 juta karena tidak mampu.
Baca juga: Sekolah Tahan Ijazah Siswa yang Tak Lunasi Administrasi, Partai Perindo: Pelanggaran Pidana
"Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi para siswa yang selama ini ijazahnya tertahan. Saya tadi menanyakan secara langsung kepada mereka ada yang tiga tahun, lima tahun jumlahnya ada Rp15-17 juta intinya ijazah ini tidak di ambil karena mereka tidak mampu. Sehingga pemerintah dalam hal ini harus hadir, kami bersyukur BAZNAS BAZIS DKI Jakarta membantu ini bersama dengan Dinas Pendidikan merupakan program quick win saya dengan Bang Doel 100 hari Alhamdulillah hal-hal yang utama apa yang kami sampaikan ketika sosialisasi alhamdulillah sebagian besar terpenuhi," katanya.
(abd)
Lihat Juga :