Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Dokter AYP Dicecar 50 Pertanyaan

Kamis, 01 Mei 2025 - 15:13 WIB
loading...
Kasus Dugaan Pelecehan...
Polresta Malang memeriksa dokter AYP, terlapor kasus dugaan pelecehan seksual terhadap pasien di RS Persada Malang. FOTO/AVIRISTA MIDAADA
A A A
JAKARTA - Polresta Malang memeriksa dokter AYP, terlapor kasus dugaan pelecehan seksual terhadap pasien di RS Persada Malang. Total 50 pertanyaan diajukan kepada Dokter AYP selama 8 jam pemeriksaan.

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto mengungkapkan, Dokter AYP diperiksa pada Selasa (29/4/2025). Keterangan dari Dokter AYP telah diproses oleh tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota.

"Hari Selasa yang bersangkutan datang jam 3 sore, laksanakan pemeriksaan oleh unit PPA sampai jam 23.00, terkait materi pemeriksaan tentang keberadaan dan status yang bersangkutan di rumah sakit swasta yang ada di Kota Malang," kata Ipda Yudi Risdiyanto saat ditemui di Polresta Malang Kota, Kamis (1/5/2025).



Sejauh ini polisi belum menetapkan tersangka atau menaikkan kasus pelaporan pelecehan seksual oknum dokter ke penyidikan. Sebab polisi masih memeriksa dan mengumpulkan barang bukti yang ada, termasuk menganalisa rekaman kamera CCTV, sebelum melaksanakan gelar perkara. Namun ia tak bersedia menjelaskan secara detailnya.

"Tetap kita mengumpulkan semua keterangan, maupun barang bukti, apa yang dipersangkakan pelapor ke terlapor, akan kita tanyakan ke terlapor. Secara detail mohon maaf kami tidak bisa menjelaskan, kami akan jelaskan pada rilis lengkap yang akan dilakukan oleh unit PPA Polresta," jelasnya.

Bila diperlukan dan masih dibutuhkan, dokter AYP tak menutup kemungkinan akan diperiksa kembali, jika ada yang kurang pada pemeriksaan pertama lalu. Namun hal itu disesuaikan dengan kebutuhan tim dari penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota.

"Apabila berkas itu sudah lengkap, secara otomatis kita akan ajukan ke kejaksaan atau JPU. Kami akan jelaskan pada rilis lengkap yang akan dilakukan oleh unit PPA Polresta," kataya.

Untuk diketahui, kasus pelecehan seksual oleh oknum dokter rumah sakit swasta di Malang muncul berkat unggahan seorang terduga korban di media sosial (medsos). Dari unggahan itu terungkap kronologi korban berinisial QAR (31) diduga dilecehkan oleh Dokter berinisial AYP.

Baca juga: Polresta Malang Dalami Rekaman CCTV Terkait Kasus Dugaan Pelecehan Oknum Dokter

Perlakuan itu diterimanya ketika QAR menjalani rawat inap pada 26 - 28 September 2022 di RS Persada Malang. QAR sendiri sudah laporan ke Polresta Malang Kota pada Jumat 18 April 2025 lalu didampingi tim kuasa hukumnya.

Sementara korban kedua yakni ADE (30) juga ikut berbicara dan muncul, kemudian melaporkan kejadian itu ke PPA Satreskrim Polresta Malang Kota, pada Selasa (22/4/2025). Saat ini Satreskrim Polresta Malang Kota sedang menangani laporan dari kedua wanita itu, terkait tuduhan pelecehan seksual ke AYP.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Pendiri Ponpes Ndolo...
Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Isu Semprot Parfum di...
Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter
Rekomendasi
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved