Diskusi Ngojak Soal Air Bersih, DPRD Jakarta: Kenaikan Tarif PAM Jaya Masih Logis

Senin, 28 April 2025 - 23:01 WIB
loading...
Diskusi Ngojak Soal...
Diskusi Ngobrolin Jakarta (Ngojak) Lintas Generasi Aktivis Pro Jakarta di Gedung Gondangdia Lama, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2025). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi B DPRD Jakarta Nova Harivan Paloh menuturkan kenaikan tarif layanan air minum Perumda PAM Jaya masih sangat logis. Selain tidak naik selama 17 tahun biaya pengolahan dan distribusi terus meningkat.

"Air baku yang kita beli dari Perum Jasa Tirta II yang mengelola Waduk Jatiluhur juga mengalami kenaikan setiap dua tahun," kata Nova saat diskusi Ngobrolin Jakarta (Ngojak) Lintas Generasi Aktivis Pro Jakarta di Gedung Gondangdia Lama, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2025).

Baca juga: Target Pipanisasi Air Bersih Jakarta, DPRD Beri Opsi Pendanaan

Dalam diskusi yang mengangkat tema "Peningkatan Cakupan Layanan Air Bersih dalam Program 100 Hari Pram-Doel, Mungkinkah?" itu, dia sudah mengecek tarif layanan air minum di Daerah Istimewa Yogyakarta, Solo, hingga Batam.

"Kenaikan tarif air minum PAM Jaya logis. Meskipun mengalami penyesuaian, tarif air PAM Jaya masih tergolong paling rendah jika dibandingkan dengan kota atau provinsi lain di Indonesia," ujarnya.

Penyesuaian tarif PAM Jaya juga sudah sangat memenuhi rasa keadilan dengan adanya pengelompokan jenis pelanggan. Misalnya, untuk kategori KI atau rumah tangga sangat sederhana, tarifnya hanya Rp1.000 per meter kubik untuk penggunaan air 0-10 meter kubik.

Supaya tak mahal, dia menyarankan masyarakat bisa mengatur penggunaan air. Semakin dia bisa berhemat air maka biaya yang dibayarkan akan lebih murah.

Di sisi lain, kenaikan ini juga mempermulus target PAM Jaya untuk layanan 100 persen sehingga fokus pada ketersediaan air baku untuk menjamin suplai atau pasokan.

Dia optimistis target baru penyelesaian cakupan layanan 100 persen dari tahun 2030 menjadi tahun 2029 dapat terealisasi.

"Saya yakin dengan kepemimpinan Pak Arief Nasrudin sebagai Direktur Utama PAM Jaya bersama tim akan bisa memenuhi target itu," ungkapnya.

Senior Manager Regional Timur Perumda PAM Jaya Hilman Sandhi Nugraha mengatakan, dalam program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno
mengenai peningkatan cakupan layanan air minum dilakukan dengan 7 langkah strategis.

Ketujuh langkah strategis itu meliputi pembagian 1.000 toren air, peresmian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III, pemasangan 20.000 sambungan rumah, peresmian Reservoir Komunal Tambora dan Margaguna.

"Kami juga merealisasikan program Kartu Air Sehat untuk subsidi air bersih, launching program Sanitasi Prima, dan pemasangan 100 water purifier di sekolah dan fasilitas umum," ucapnya.

Pemerhati Jakarta yang juga Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto atau SGY memastikan tarif PAM Jaya tetap ekonomis meskipun dilakukan penyesuaian.

Penerapan tarif baru air minum oleh PAM Jaya merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pemenuhan kebutuhan air minum secara adil dan merata bagi seluruh warga Jakarta.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Rekomendasi
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Infografis
Bakal Naik, Ini Daftar...
Bakal Naik, Ini Daftar Tarif Tol Jakarta-Cikampek dan MBZ
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved