Sinergi Kebaikan: Swasta Ulurkan Tangan, 92 Rumah di Kudus Bersolek Lebih Layak
Sabtu, 26 April 2025 - 18:12 WIB
loading...
Pemkab Kudus kolaborasi dengan pihak swasta renovasi 92 rumah tidak layak huni.
A
A
A
KUDUS - Sebagai langkah upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (PKE) dan juga membantu program pemerintah dalam rangka menyediakan hunian yang layak di Jawa Tengah khususnya Kabupaten Kudus menginisiasi PT Djarum dan Polytron untuk berkolaborasi melalui program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH).
Tidak kurang, sebanyak 92 hunian yang tidak layak direnovasi dan dibangun ulang dengan total biaya lebih dari Rp5 miliar. Renovasi tersebut merupakan tahap 1 dari target 300 rumah yang akan direnovasi sepanjang 2025.
Kali ini, para penerima bantuan berasal dari empat kecamatan di Kabupaten Kudus yakni Bae (25 rumah), Gebog (14 rumah), Jati (22 rumah) dan Kaliwungu (31 rumah).
"Jumlah rumah tidak layak huni di Kudus masih cukup banyak, sehingga adanya program Corporate Social Responsibility (CSR) seperti dari PT Djarum dan Polytron ini tentu sangat membantu mengurangi jumlah rumah tidak layak huni," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di sela-sela penyerahan secara simbolis penerima bantuan rumah sederhana layak huni (RSLH) di Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis.
Acara tersebut turut dihadiri Chief Operating Officer (COO) PT Djarum Victor Rachmat Hartono, Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Dr Azis Andriansyah, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto, General Services PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) Max Arif Pramono, serta jajaran pemerintah kabupaten.
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mendukung penuh upaya PT Djarum dan Polytron yang berkomitmen mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui program RSLH ini. Diharapkan, dengan hunian yang baik akan mendorong produktivitas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.
Tidak kurang, sebanyak 92 hunian yang tidak layak direnovasi dan dibangun ulang dengan total biaya lebih dari Rp5 miliar. Renovasi tersebut merupakan tahap 1 dari target 300 rumah yang akan direnovasi sepanjang 2025.
Kali ini, para penerima bantuan berasal dari empat kecamatan di Kabupaten Kudus yakni Bae (25 rumah), Gebog (14 rumah), Jati (22 rumah) dan Kaliwungu (31 rumah).
"Jumlah rumah tidak layak huni di Kudus masih cukup banyak, sehingga adanya program Corporate Social Responsibility (CSR) seperti dari PT Djarum dan Polytron ini tentu sangat membantu mengurangi jumlah rumah tidak layak huni," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di sela-sela penyerahan secara simbolis penerima bantuan rumah sederhana layak huni (RSLH) di Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis.
Acara tersebut turut dihadiri Chief Operating Officer (COO) PT Djarum Victor Rachmat Hartono, Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Dr Azis Andriansyah, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto, General Services PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) Max Arif Pramono, serta jajaran pemerintah kabupaten.
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mendukung penuh upaya PT Djarum dan Polytron yang berkomitmen mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui program RSLH ini. Diharapkan, dengan hunian yang baik akan mendorong produktivitas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.
Lihat Juga :