Anggota MPR Ida Fauziyah Tekankan Penguatan 4 Pilar Kebangsaan di Jakarta
Jum'at, 25 April 2025 - 18:09 WIB
loading...
Anggota MPR Ida Fauziyah menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan bersama masyarakat Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat di Kantor DPC PKB Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2025). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Anggota MPR Ida Fauziyah menekankan pentingnya memperkuat 4 pilar kebangsaan di Jakarta yang notabene adalah masyarakat metropolitan yang multikultural, multietnis, dan sedang berbenah menuju kota global.
"Empat pilar kebangsaan ini harus ditanamkan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," kata Ida Fauziyah saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan, yakni UUD 1945, Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika bersama masyarakat Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat di Kantor DPC PKB Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2025).
Baca juga: Moderasi Beragama Penopang 4 Pilar Kebangsaan Indonesia
Anggota Komisi VI DPR itu juga mengajak kepada masyarakat untuk membantu mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi, pentingnya pendidikan politik kepada masyarakat agar setiap pemilihan presiden, wakil presiden ataupun kepala daerah tidak menimbulkan konflik yang berkepanjangan yang membuat masyarakat terpecah.
"Budaya demokrasi harus terus disosialisakan di masyarakat, sehingga ketika ada pemilihan dan perbedaan pilihan politik tidak membuat masyarakat terpecah belah. Setiap masyarakat harus guyub rukun dan bersama-sama membangun bangsa," kata Wakil Ketua Umum DPP PKB itu.
"Empat pilar kebangsaan ini harus ditanamkan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," kata Ida Fauziyah saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan, yakni UUD 1945, Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika bersama masyarakat Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat di Kantor DPC PKB Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2025).
Baca juga: Moderasi Beragama Penopang 4 Pilar Kebangsaan Indonesia
Anggota Komisi VI DPR itu juga mengajak kepada masyarakat untuk membantu mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi, pentingnya pendidikan politik kepada masyarakat agar setiap pemilihan presiden, wakil presiden ataupun kepala daerah tidak menimbulkan konflik yang berkepanjangan yang membuat masyarakat terpecah.
"Budaya demokrasi harus terus disosialisakan di masyarakat, sehingga ketika ada pemilihan dan perbedaan pilihan politik tidak membuat masyarakat terpecah belah. Setiap masyarakat harus guyub rukun dan bersama-sama membangun bangsa," kata Wakil Ketua Umum DPP PKB itu.
Lihat Juga :