Soal Pengumuman CPNS dan PPPK, Dewan Adat Kaimana Minta Peserta Seleksi Jaga Kamtibmas

Kamis, 24 April 2025 - 11:57 WIB
loading...
Soal Pengumuman CPNS...
Ketua Peradilan Dewan Adat Kaimana Rumelus Rurbay meminta peserta seleksi CPNS dan P3K formasi tahun 2024 di Kaimana, Papua Barat jaga Kamtibmas. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
KAIMANA - Penerimaan CPNS formasi tahun 2024 Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat mencapai 225 orang, dengan pembagian 80 Orang Asli Papua (OAP) Kaimana dan 20 Persen Non OAP. Angka tersebut telah sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat melalui amanat UU Otonomi Khusus (Otsus) dan juga menjadi komitmen Pemda Kaimana.

Formasi CPNS yang dibuka mencakup bidang pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur, sementara PPPK Formasi 2024 sebanyak 278 orang yang meliputi guru dan tenaga kesehatan.

Baca juga: Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 Ditunda, MenpanRB Sudah Lapor ke Presiden

Ketua Peradilan Dewan Adat Kaimana Rumelus Rurbay menyambut baik akan hal tersebut, sekaligus menanggapi aksi demo Aliansi CPNS 2024 Kabupaten Kaimana pada Senin (14/42025) lalu.

Ia membeberkan rekomendasi alokasi yang disampaikan Dewan Adat kepada pihak Pemerintah Kabupaten Kaimana. Di antaranya untuk lulusan sarjana S1 dan D3 sebanyak 300 lebih untuk memperebutkan kuota 225. Sedangkan lulusan SMA yang mengikuti tes 2.000 lebih baik OAP dan Non OAP.



"Intinya kami menyambut baik formasi ini, untuk persoalan surat rekom tersebut bukan jaminan lulus tapi kembali ke peserta sendiri sesuai nilai tes secara online masing-masing. Untuk saat ini pemerintah belum mengumumkan hasil tes tersebut, karena masih melalui proses lewat BKN," kata Rumelus Rurbay, Kamis (24/4/2025).

Menurutnya, kemungkinan besar peserta tes OAP banyak yang nilai passing grade CPNS di bawah standar sehingga belum dilakukan pengumuman.

Baca juga: Pengangkatan CASN Dipercepat: CPNS Juni, PPPK Oktober 2025

"Tapi pasti para peserta tes sudah tau nilai masing-masing dan bahkan tau lulus atau tidak, sehingga peserta tes harus bersabar," ucapnya.

"Harapan saya bagi mereka yang sekarang tunggu hasil tes harus sabar dan menahan diri, karena hasil masih dalam tahap proses pasti sudah koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Kantor Regional XIV BKN Manokwari dan BKN pusat. Dan saya harap nantinya jika sudah pengumuman dan ada pencaker yang belum terakomodir maka harus berjiwa besar karena masih ada kesempatan berikut mengingat kuota terbatas dan dilihat dari nilai hasil tes," tuturnya.

Pihaknya juga berharap Pemda Kabupaten Kaimana memperhatikan para honorer yang telah mengabdikan diri sejak lama di Kabupaten Kaimana.

"Pemda harus perhatikan para honor lama sebagai pertimbangan nasib mereka untuk diangkat menjadi PPPK berdasarkan aturan tapi jangan karena emosional. Bupati Kaimana dalam mengambil keputusan harus berdasarkan aturan sesuai visi misi nya,"tandasnya.

Pihaknya juga berkomitmen untuk bersama pemerintah dan pihak Kepolisian untuk tetap menjaga Kamtibmas Kabupaten Kaimana yang aman dan kondusif.

"Ini yang kami pegang teguh, kami Dewan Adat berjalan beriringan bersama pemerintah dan pihak Kepolisian, untuk bagaimana menjaga Kaimana ini aman dan Kondusif. Adanya persoalan apapun itu termasuk hal CPNS dan PPPK ini saya himbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kaimana untuk senantiasa menjaga Kamtibmas, jangan mudah terprovokasi dan membuat hal-hal yang merugikan sendir," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Safari Ramadan di Jatim,...
Safari Ramadan di Jatim, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga Kamtibmas dan Dukung Program Presiden
1.037 Peserta Seleksi...
1.037 Peserta Seleksi CPNS dan Masyarakat Manokwari Selatan Diimbau Jaga Kamtibmas
Pengamanan Nataru, Kapolres...
Pengamanan Nataru, Kapolres Priok Bakar Semangat Personel dan Kasih Bingkisan
Polres Pelabuhan Tanjung...
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Siaga Penuh Amankan Tahun Baru 2026
Sidak, Kapolres Pelabuhan...
Sidak, Kapolres Pelabuhan Priok Pastikan Kesiapan Pos Pengamanan Nataru
Anggota DPR Sudin Apresiasi...
Anggota DPR Sudin Apresiasi Inovasi Cultural Policing Polres Pringsewu
Rekrutmen PPPK Guru...
Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Link Pendaftarannya
Rekrutmen 3.053 Guru...
Rekrutmen 3.053 Guru PPPK Sekolah Rakyat Dibuka 8 Juni 2026, Lengkapi Persyaratan Ini
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
Berita Terkini
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved