Saat Pramono, Ketua DPRD Jakarta, hingga Kadin Memohon Warga Tak Kosongkan Rekening Bank DKI
Minggu, 20 April 2025 - 14:04 WIB
loading...
Gubernur Jakarta Pramono Anung hingga petinggi Kadin kompak meminta masyarakat dan nasabah tidak melakukan pengosongan rekening Bank DKI. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung hingga petinggi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) kompak meminta masyarakat dan nasabah tidak melakukan pengosongan rekening Bank DKI buntut gangguan layanan sejak malam takbiran.
Pramono merespons layanan Bank DKI melalui aplikasi JakOne Mobile yang sempat mengalami gangguan. Dia memastikan dana nasabah Bank DKI aman.
"Intinya, kami memberikan jaminan kepada nasabah Bank DKI di mana saja, di cabang apa saja, dananya dijamin oleh Bank DKI,” ujar Pramono, Minggu (20/4/2025).
Baca juga: Copot Direktur IT Bank DKI, Pramono: Tak Ada Orang yang Kebal Hukum di Jakarta
Ketua DPRD Jakarta Khoirudin menuturkan jangan mengikuti ajakan untuk mengosongkan rekening di Bank DKI mengingat bank milik Pemprov Jakarta itu merupakan aset daerah yang memberikan dividen tertinggi selama ini.
"Jangan ikuti ajakan untuk mengosongkan. Karena ini kan aset kita, aset Pemda, aset DKI," katanya.
Anggota Komisi B DPRD Jakarta Andri Santosa mengimbau nasabah Bank DKI tidak perlu khawatir perihal pemulihan sistem yang yang masih terus berlangsung. Dia terus memonitor dana nasabah Bank DKI dijamin keamanannya dan tidak ada dana yang hilang maupun berkurang.
Pramono merespons layanan Bank DKI melalui aplikasi JakOne Mobile yang sempat mengalami gangguan. Dia memastikan dana nasabah Bank DKI aman.
"Intinya, kami memberikan jaminan kepada nasabah Bank DKI di mana saja, di cabang apa saja, dananya dijamin oleh Bank DKI,” ujar Pramono, Minggu (20/4/2025).
Baca juga: Copot Direktur IT Bank DKI, Pramono: Tak Ada Orang yang Kebal Hukum di Jakarta
Ketua DPRD Jakarta Khoirudin menuturkan jangan mengikuti ajakan untuk mengosongkan rekening di Bank DKI mengingat bank milik Pemprov Jakarta itu merupakan aset daerah yang memberikan dividen tertinggi selama ini.
"Jangan ikuti ajakan untuk mengosongkan. Karena ini kan aset kita, aset Pemda, aset DKI," katanya.
Anggota Komisi B DPRD Jakarta Andri Santosa mengimbau nasabah Bank DKI tidak perlu khawatir perihal pemulihan sistem yang yang masih terus berlangsung. Dia terus memonitor dana nasabah Bank DKI dijamin keamanannya dan tidak ada dana yang hilang maupun berkurang.
Lihat Juga :