Kisah Sosok Misteri Raja Keliling yang Berani Menyerang Kerajaan Majapahit

Kamis, 17 April 2025 - 05:49 WIB
loading...
Kisah Sosok Misteri...
Kerajaan Keling yang jadi wilayah bawahan dan kerajaan kecil pernah mengalahkan Majapahit. Saat itu Majapahit sudah mulai memasuki masa akhir kejayaannya. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
KERAJAAN Keling yang menjadi wilayah bawahan dan kerajaan kecil pernah mengalahkan Majapahit. Saat itu memang Kerajaan Majapahit sudah mulai memasuki masa akhir kejayaannya. Kondisi itu karena dilanda konflik internal hingga penyerangan dari beberapa kerajaan lainnya.

Keling memang dulunya merupakan wilayah bawahan Majapahit. Tapi ia menghimpun kekuatan untuk melakukan pemberontakan ke Majapahit, wilayah atasannya.

Baca juga: Nestapa Lembu Sora Mati sebagai Pemberontak Kerajaan Majapahit

Sosok penting Keling menyerang Majapahit konon tak bisa dilepaskan dari Sang Munggwing Jinggan.

Prasasti Padukuhan Duku menjelaskan bagaimana sosok ini berperang melawan Kerajaan Majapahit. Tetapi sosoknya hingga kini masih menjadi misteri.

Pada Prasasti Padukuhan Duku itu juga menyebutkan bahwa Sri Brahmaraja Genggadhara atas jasa-jasanya kepada Sang Munggwing Jinggan, dalam perang melawan Majapahit menerima anugerah tanah di desa Petak, sebagaimana dikutip dari "Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit", tulisan sejarawan Prof. Slamet Muljana.



Prasasti Padukuhan Duku sendiri ditemukan di desa Kembang Sore di daerah Keling. Ternyata bahwa anugerah tanah itu perlu disahkan oleh Bhatara Keling atau penguasa Keling.

Baca juga: Sejarah Raden Wijaya, Sosok Raja Pertama Kerajaan Majapahit

Prasasti itu juga menyatakan bahwa penguasa yang pertama kali mengesahkan anugerah tanah di Desa Petak kepada Sri Brahmaraja Ganggadhara ialah Bhatara Prabhu Sang Mokta ri Amreta wisesalaya.

Demikianlah Bhatara Prabhu Sang Mokta ri Amretawisesalaya itu ialah raja yang menguasai Kerajaan Keling. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Sang Munggwing Jinggan itu sama dengan Bhatara Prabhu Sang Mokta ri Amreta wisesalaya yakni penguasa Kerajaan Keling sehabis perang melawan Majapahit.

Pada Kitab Pararaton mengisahkan Bhre Keling ialah putra bungsu Bhre Tumapel (Sri Kertawijaya) dalam perkawinannya dengan Bhre Daha Jayawardhani Dyah Jayeswari.

Prasasti Waringin Pitu menyatakan bahwa Bhre Keling bernama Girindrawardhana Dyah Wijayakarana. Jadi Girindrawardhana Dyah Wijayakarana, Bhatara di Keling adalah putra bungsu Sri Kertawijaya.

Sebagai putra Sri Kertawijaya, meskipun si bungsu, Girindrawardhana Dyah Wijayakarana mempunyai hak atas tahta Kerajaan Majapahit.

Ada kemungkinan bahwa antara tahun 1447 dan tahun 1478 Bhre Keling Girindrawardhana Dyah Wijayakarana telah meninggalkan Keling dan berpindah ke tempat lain.

Kerajaan Keling diserahkan kepada putranya yang bergelar Bhre Keling Girindrawardhana Dyah Wijayakusuma seperti yang tercantum pada prasasti Trailokyapuri, bertarikh 1486.

Bahwa Bhatara Keling Girindrawardhana Dyah Wijayakusuma benar adalah putra Bhre Keling Girindrawardhana Dyah Wijayakarana, ternyata dari peristiwa penyelenggaraan pesta sradha sempurna Bhre Daha yang mangkat pada tahun 1474.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Tari Jaipong dan Kisah...
Tari Jaipong dan Kisah yang Mengikat, Cerita di Balik Gemulai Indah Tarian
Misteri di Awal Kemunculan,...
Misteri di Awal Kemunculan, Tari Jaipong dan Kisah di Baliknya
Rekomendasi
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Berita Terkini
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Infografis
Jenderal yang Berani...
Jenderal yang Berani Tolak Permintaan AS Memulai Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved