RSUP Kariadi Berhasil Cangkok Sumsum Tulang, Satu-satunya di Indonesia
Senin, 14 April 2025 - 18:17 WIB
loading...
Direktur Utama RSUP dr Kariadi dr. Agus Akhmadi menjelaskan keberhasilan operasi cangkok sumsum tulang, Senin (14/4/2025). Foto/Eka Setiawan
A
A
A
SEMARANG - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi Semarang mengembangkan teknologi medis cangkok sumsum tulang. Layanan unggulan ini diklaim satu-satunya yang saat ini ada di Indonesia.
“Belum ada di rumah sakit lain, sekarang pada belajar ke sini (berbagai rumah sakit di Indonesia),” ungkap Direktur Utama RSUP dr Kariadi dr. Agus Akhmadi kepada wartawan di Gedung Penunjang, Kompleks RSUP dr Kariadi Semarang, Senin (14/4/2025).
Baca juga: Kenalkan Teknologi Medis Korea, Ahli Cangkok Tulang Berbagi Inovasi
Cangkok sumsum tulang itu digunakan untuk mengobati beberapa penyakit, seperti; multipel mieloma, limfoma, dan leukimia atau terkait kanker darah.
“Gampangnya begini, orang kena kanker darah, yang produksi sel darah merah itu sakit, nah yang sakit ini harus diganti yang sehat, dengan harapan nanti sel darahnya tumbuh sehat, tidak terlalu banyak sel darah putih, kan sifatnya memakan yang lain,” lanjut dr. Agus Akhmadi.
Layanan unggulan ini bisa dicapai tim medis RSUP dr Kariadi setelah belajar dari Barcelona, Spanyol dan melakukan penelitian bertahun-tahun.
Secara teknis, sebut dr. Agus Akhmadi, dicangkok dari DNA yang 50 persen lebih identik kemudian disuntikkan seperti infus.
Baca juga: Mengenal Cangkok Tulang, Motif di Balik Hilangnya Ribuan Mayat di China
“Survival rate (tingkat kelangsungan hidupnya) di atas 50 persen,” sebutnya.
Dia menambahkan, RSUP dr Kariadi merupakan rumah sakit pusat, kelas A, yang jadi pusat rujukan. Biaya layanan cangkok sumsum tulang belakang ini mencapai Rp500juta, tidak ditanggung BPJS Kesehatan.
“Se-Indonesia baru ada di RS Kariadi,” sambung dr. Agus Akhmadi.
Dia mengatakan, RSUP dr Kariadi total memiliki 5.000 pegawai di mana 1.800 di antaranya berstatus outsourching. Rumah sakit ini menerima rujukan dari seluruh Jateng dan sekitarnya, termasuk Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
“Belum ada di rumah sakit lain, sekarang pada belajar ke sini (berbagai rumah sakit di Indonesia),” ungkap Direktur Utama RSUP dr Kariadi dr. Agus Akhmadi kepada wartawan di Gedung Penunjang, Kompleks RSUP dr Kariadi Semarang, Senin (14/4/2025).
Baca juga: Kenalkan Teknologi Medis Korea, Ahli Cangkok Tulang Berbagi Inovasi
Cangkok sumsum tulang itu digunakan untuk mengobati beberapa penyakit, seperti; multipel mieloma, limfoma, dan leukimia atau terkait kanker darah.
“Gampangnya begini, orang kena kanker darah, yang produksi sel darah merah itu sakit, nah yang sakit ini harus diganti yang sehat, dengan harapan nanti sel darahnya tumbuh sehat, tidak terlalu banyak sel darah putih, kan sifatnya memakan yang lain,” lanjut dr. Agus Akhmadi.
Layanan unggulan ini bisa dicapai tim medis RSUP dr Kariadi setelah belajar dari Barcelona, Spanyol dan melakukan penelitian bertahun-tahun.
Secara teknis, sebut dr. Agus Akhmadi, dicangkok dari DNA yang 50 persen lebih identik kemudian disuntikkan seperti infus.
Baca juga: Mengenal Cangkok Tulang, Motif di Balik Hilangnya Ribuan Mayat di China
“Survival rate (tingkat kelangsungan hidupnya) di atas 50 persen,” sebutnya.
Dia menambahkan, RSUP dr Kariadi merupakan rumah sakit pusat, kelas A, yang jadi pusat rujukan. Biaya layanan cangkok sumsum tulang belakang ini mencapai Rp500juta, tidak ditanggung BPJS Kesehatan.
“Se-Indonesia baru ada di RS Kariadi,” sambung dr. Agus Akhmadi.
Dia mengatakan, RSUP dr Kariadi total memiliki 5.000 pegawai di mana 1.800 di antaranya berstatus outsourching. Rumah sakit ini menerima rujukan dari seluruh Jateng dan sekitarnya, termasuk Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
(shf)
Lihat Juga :