Jembatan di Kolaka Utara Ambruk Diterjang Arus, 115 KK di Desa Pasampang Terisolasi

Rabu, 02 April 2025 - 14:38 WIB
loading...
Jembatan di Kolaka Utara...
Jembatan penyeberangan antardusun sepanjang kurang lebih 25 meter di Desa Pasampang, Kecamatan Pakue Tengah, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) ambruk. Foto/SindoNews/Muh Rusli
A A A
KOLAKA - Jembatan penyeberangan antardusun sepanjang kurang lebih 25 meter di Desa Pasampang, Kecamatan Pakue Tengah, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) ambruk usai diterjang arus sungai pada Selasa malam 1 April 2026. Akibatnya, 115 Kepala Keluarga (KK) terisolasi dan sarana air bersih ketiga desa terputus.

Jembatan yang menghubungkan antar dusun tersebut ambruk pada pukul 20.30 Wita. Satu keluarga yang bermukim di bantaran sungai dilaporkan sempat terjebak arus namun berhasil menyelamatkan diri.

Kades Pasampang Haerul Akbar mengungkapkan, derasnya luapan sungai di desanya baru terjadi kali ini. Warga yang terisolasi di dusun setempat telah diinformasikan agar tidak keluar wilayah saat ini karena aksesnya telah terputus.

Baca juga: Jembatan Noyo di Nias Barat Putus Diterjang Banjir

"Kami panik saat sungai meluap karena terdapat keluarga yang diseberang sungai, terdiri dari seorang ibu dan anak-anaknya yang berusia 2,4 dan 6 tahun sempat terjebak dan kami tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi alhamdulillah ternyata selamat dan hanya rumahnya yang rusak," bebernya, Rabu (2/4/2025).

Selain jembatan, akses sarana air bersih yang juga mengalir ke tiga desa yakni Powalaa, Labipi, dan Pasampang juga terputus. Masyarakat khususnya di Desa Pasampang dikatakan kesulitan air bersih dan butuh tindakan perbaikan secepatnya.

Baca juga: Jembatan Busui Ambruk, Akses Kaltim dengan Kalsel Lumpuh

"Akses air bersih kami saat ini lumpuh. Kalaupun harus diperbaiki maka butuh sekitar sepekan baru kembali normal karena pipa-pipanya juga hanyut. Jadi saya harap pemerintah segera lakukan perbaikan secepatnya karena ini kebutuhan mendesak," pintanya.

Haerul menyebut, jembatan itu diakses hampir 80% warganya dari luar Dusun 5 setiap hari menuju lahan perkebunan mereka. Jika tidak segera ditanggapi dan dibangun ulang bakal berdampak pada perekonomian warga desanya.

Haerul juga mengemukakan jika aliran sungai di lokasi jembatan yang hilang juga merupakan area wisata pemandian. Akibatnya sejumlah gazebo rusak hingga objek wisata setempat ditutup saat ini.

“Dampak dari luapan sungai tersebut juga mengakibatkan abrasi sepanjang kurang lebih tiga kilometer. Kepada pemda mohon segera lakukan normalisasi karena bakal menyapu area persawahan jika dibiarkan mendangkal saat sungai kembali meluap,” ucapnya.

Di sisi lain, Haerul mengaku kesal karena hingga saat ini pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kolut dikatakan tidak kunjung datang menemui warga di desanya. Adapun BPBD dikabarkan telah tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 Wita setelah menyambangi beberapa desa terdampak.

"Terus terang saya kesal kepada pemerintah. Bukan persoalan bantuan tetapi setidaknya cukup hadir beri semangat ke warga kami serta solusi penanganan atas musibah ini," keluhnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Ini Analisa BMKG Terkait...
Ini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar M5,4 di Sarmi Papua
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
Rekomendasi
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Berita Terkini
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved