Rawan Kecelakaan, Pemudik Diminta Waspadai Fenomena Aquaplanning di Tol Malang

Kamis, 27 Maret 2025 - 14:00 WIB
loading...
Rawan Kecelakaan, Pemudik...
Caption KM 77 titik lokasi rawan kecelakaan di Tol Malang. Foto/SindoNews/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Sejumlah titik rawan kecelakaan perlu menjadi perhatian pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Malang. Titik-titik black spot atau rawan kecelakaan ini tersebar di area tol dan jalan arteri.

Mulai dari paling ujung utara Kabupaten Malang di Lawang, hingga ke selatan yang menjadi akses jalan raya dari Kabupaten Malang menuju Blitar, Tulungagung, dan sekitarnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoiruddin mengatakan, di ruas Tol Pandaan Malang misalnya, terdapat beberapa titik yang kerap terjadi kecelakaan sejak pada KM 73+600 di wilayah Kabupaten Malang. Namun ada beberapa titik yang jadi perhatian mulai di KM 76, apalagi ketika cuaca hujan deras.

Baca juga: Kecelakaan Bus di Jalan Jambi-Muarabulian, 2 Orang Tewas

"Kalau di tol itu ada beberapa titik, seperti yang kemarin kecelakaan di KM 76, itu satu bulan dua kali kecelakaan, waktu hujan, tapi Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ucap Samsul Khoiruddin, ditemui di Pos Pelayanan Karanglo, Singosari, Malang, Kamis (27/3/2025).

Menurut Samsul, selain di KM 76 ruas jalan pada KM 77, dan beberapa titik yang memiliki kontur tol turun dan menanjak juga perlu diwaspadai terutama bagi pemudik jarak jauh yang belum hafal kontur jalannya. Namun perhatian memang ada pada fenomena aquaplanning yang kerap menimpa mobil-mobil saat melaju di kecepatan tinggi ketika hujan.

Baca juga: Wajib Dihindari! Ini Horor Macet Pantura Cirebon saat One Way Diberlakukan di Tol Cipali

"Biasanya kalau jalan lurus itu sering terjadi kecelakaan, tapi untuk kabut di wilayah jalan tol Kabupaten Malang tidak terlalu tebal, meksi akhir-akhir ini Malang sering hujan. Cuma yang perlu diperhatikan tadi aquaplanning, kadang pengemudi itu kalau hujan biasanya keburu - buru berkendara kencang," terangnya.

Samsul juga mengingatkan fenomena kecelakaan di jalan arteri non tol, di beberapa titik mulai dari kawasan Bululawang, Slorok Kromengan Sumberpucung, hingga Pakis. Dimana jalur - jalur itu juga memiliki kontur jalur lurus dan mulus.

"Titik black spot tetap di seputaran Slorok,kemudian yang selalu kita pantau di Bululawang, Pakis. Kondisi jalan cenderung lurus, akhirnya sering terjadi kecelakaan di situ," jelasnya.

Beruntung dari segi angka kematian atau angka fatalitas memang dalam sebulan terakhir cenderung menurun. Pihaknya berharap angka kecelakaan dan fatalitas atau kematian akibat kecelakaan selama masa arus mudik dan balik Lebaran bisa ditekan, atau bahkan tidak ada.

"Dari usia kebanyakan di angka usia produktif mulai 16, 17, 18 tahun itu sering terjadi kecelakaan, kebanyakan pengendara di bawah umur kurangnya pengetahuan, karena tidak punya SIM, dan helm pun jarang dipakai," pungkasnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Rekomendasi
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved