Siasat Gayatri Putri Raja Singasari Pura-pura Jadi Anak Abdi Dalem untuk Kelabui Pasukan Jayakatwang

Kamis, 27 Maret 2025 - 06:26 WIB
loading...
Siasat Gayatri Putri...
Gayatri, putri Raja Singasari Kertanagara berpura-pura menjadi abdi istana ketika pasukan Jayakatwang melakukan serangan mengejutkan ke Kerajaan Singasari. Foto: Ist
A A A
JAYAKATWANGmelakukan serangan mengejutkan ke Kerajaan Singasari hingga membuat petaka. Akibat itu, Raja Singasari Kertanagara meregang nyawa. Tidak hanya sang raja saja, nyaris seluruh pejabat istana Singasari tewas dalam serangan tak terduga itu.

Pasukan Jayakatwang tak puas dengan membunuh Raja Singasari dan pejabat istana. Mereka masih mencari beberapa anggota keluarga Kertanagara, termasuk di antaranya Gayatri. Kala itu, Gayatri masih berada di istana Singasari saat ayahnya tengah melakukan ritual tantra hingga menewaskannya.

Baca juga: Peran Penting Tuban Sebagai Pelabuhan Utama Kerajaan Majapahit Pengatur Ekspor Impor Perdagangan

Gayatri yang terancam akhirnya mencoba diberikan masukan oleh seorang abdi istana bernama Sodrakara. Pembantu istana ini memang betul-betul menyayangi Gayatri, sehingga dia berusaha menyembunyikan identitas sang putri raja di tengah hiruk pikuk pasukan Kediri meluluhlantakkan Singasari.

Earl Drake pada bukunya "Gayatri Rajapatni : Perempuan Dibalik Kejayaan Majapahit" dikisahkan, keduanya langsung memutuskan bahwa Gayatri akan berpura-pura menjadi putri seorang pegawai rendah keraton yang baru saja tewas dalam serangan Kediri.

Sang abdi akan berperan sebagai pelayan rumah tangga, sementara Gayatri mengambil nama baru Ratna Sutawan. Pembantu istana itu menyembunyikan Gayatri putri cantik raja dengan kedudukannya yang tidak mencolok. Dia berharap para penyerbu dari Kediri lengah dan membiarkannya tinggal di Singasari.

Gayatri tak menyesal menanggalkan jubah dan perhiasan sebagai putri raja. Gayatri lebih suka berpakaian bak seorang ksatria dan bertarung melawan orang-orang biadab yang membantai orang tua dan teman-temannya.

Namun, langkah itu dicegah Sodrakara yang selalu berpikiran tenang dan praktis. Dia langsung menjelaskan kepada Gayatri bahwa keinginannya untuk memberikan perlawanan itu mustahil diwujudkan saat ini.

Pesan Sodrakara ke Gayatri yakni paling penting dan mendesak adalah menyembunyikan identitasnya sebagai putri raja. Meskipun tingkah lakunya tomboi, wajah dan bentuk tubuhnya tetaplah perempuan, sehingga tak mungkin dia mengelabui orang dengan bertingkah bak seorang prajurit. Cara berjalan Gayatri pun jauh dari seorang prajurit dan tak tahu cara memegang senjata.

Gayatri tetap bersikeras mengenakan busana laki-laki, karena begitulah yang dilakukan pahlawannya Candra Kirana dalam kisah Panji. Namun, akhirnya dia menyadari nasihat sang pelayan adalah yang terbaik.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Nadiem Sambut Pengembalian...
Nadiem Sambut Pengembalian 4 Arca yang 3 Abad Disimpan di Belanda
Setelah 3 Abad di Belanda,...
Setelah 3 Abad di Belanda, Satu Arca Candi Singosari Kembali ke Tanah Air
Selamat! Keraton Yogyakarta...
Selamat! Keraton Yogyakarta Kembali Wisuda 300 Abdi Dalem Baru
Rekomendasi
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Penalti Menit Akhir...
Penalti Menit Akhir Belgia Paksa Senegal Angkat Koper
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Berita Terkini
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved