Prasasti dan Kitab Kuno Kisahkan Swasembada Pangan Kerajaan Majapahit Bangun Bendungan

Sabtu, 22 Maret 2025 - 06:23 WIB
loading...
Prasasti dan Kitab Kuno...
Kerajaan Majapahit memiliki sistem pertanian maju yang digambarkan dalam beberapa prasasti. Pertanian inilah yang menyokong perekonomian masyarakat di Majapahit hingga menjadi kerajaan besar di Nusantara. Foto: Ist
A A A
KERAJAAN Majapahit memiliki sistem pertanian maju yang digambarkan dalam beberapa prasasti. Pertanian inilah yang menyokong perekonomian masyarakat di Majapahit hingga menjadi salah satu kerajaan besar di Nusantara yang disegani dunia kala itu.

Beberapa prasasti yang mempublikasikan pertanian maju di Majapahit seperti Prasasti Kwak I berangka tahun 789 M dan Prasasti Ngabean V atau Prasasti Ra Tawun I berangka 883 M. Kemudian, Prasasti Kamalagi 831 M, Prasasti Watukura I 902 M, Prasasti Harinjing 921 M, serta Prasasti Bakalan atau Prasasti Wulig berangka 934 M.

Baca juga: Raden Wijaya Jadikan Gayatri Dewan Penasihat Termuda Kerajaan Majapahit

Selanjutnya ada Prasasti Kamalagyan 1037 M, Prasasti Kandangan 1350 M, dan Prasasti Trailokyapuri 1486 M.

Di dalam sumber prasasti-prasasti tersebut terdapat keterangan yang berhubungan dengan kehidupan pertanian mengenai jenis pertanian, pejabat yang mengurusi pertanian, pajak pertanian, serta berbagai usaha yang dilakukan penguasa untuk memajukan pertanian.

Bahkan ada pula prasasti yang di dalamnya memuat keterangan mengenai proses bertani padi, mulai dari mengolah tanah, menyebar benih, menanam, menuai, dan mengolah hasil panenannya. Keterangan yang hampir sama juga dapat dijumpai di dalam sumber karya sastra Jawa Kuno.

Pada buku "700 Tahun Majapahit Suatu Bunga Rampai" dikisahkan sumber-sumber karya sastra tersebut antara lain Kakawin Ramayana, Kitab Tantu Panggelaran, kitab Arjunawiwaha, Kitab Arjunawijaya, Sutasoma, dan Pararaton.

Keterangan lain yang dapat melengkapi gambaran kehidupan pertanian pada masa itu dapat diperoleh dari data relief yaitu yang sekarang disimpan di Museum Trowulan Jawa Timur dan relief yang dipahatkan pada Candi Borobudur di Jawa Tengah, Candi Rimbi dan Candi Gambar Wetan di Jawa Timur.

Di samping memuat keterangan atau gambaran mengenai cara atau sistem pertanian yang dilakukan pada waktu itu, relief tersebut juga memberikan gambaran mengenai jenis alat untuk pertanian.

Beberapa bendungan di kawasan Kediri dan Tulungagung, menyekat Sungai Pikatan dengan terbangun bendungan sekitar 175 meter x 350 meter dengan kapasitas daya tampung lebih tampung 350 ribu meter kubik air.

Pembuatan dam dan bendungan itu selain berfungsi sebagai irigasi pertanian, juga berfungsi sebagai pertahanan baik dari musuh maupun ancaman banjir.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wujudkan Ketahanan Pangan,...
Wujudkan Ketahanan Pangan, Food Estate Wanam Papua Selatan Tak Terkait Film Pesta Babi
Di Hadapan Prabowo,...
Di Hadapan Prabowo, Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri
Indonesia Dorong Keamanan...
Indonesia Dorong Keamanan Pangan, Selandia Baru Komitmen Hadirkan Produk Berkualitas
10 Provinsi Sepakat...
10 Provinsi Sepakat Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi di Rakergub FKD-MPU 2026
Diperiksa Polda Metro...
Diperiksa Polda Metro Jaya, Pelapor Feri Amsari Dicecar 20 Pertanyaan
Inkoppas: Isu Kenaikan...
Inkoppas: Isu Kenaikan Harga Solar Berpotensi Ganggu Distribusi Bahan Pangan
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Berita Terkini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved