Profil Kajati Sultra Raimel Jesaja yang Pernah Sikat Mantan Bupati Konut dan Bongkar Korupsi di Sumsel
Selasa, 18 Maret 2025 - 19:42 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah dugaan korupsi pembangunan Kantor Bupati Konawe Utara (Konut) yang menjerat mantan Bupati Konut Aswad Sulaiman. Kasus ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp2,3 miliar dan menjadi salah satu dari 45 kasus korupsi yang ditangani Kejati Sultra pada masa itu.
"Aparatur Kejaksaan di Sultra harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Harus optimal soal pengetahuan hukum, wawasannya meluas dan lebih utama dapat memberikan kemanfaatan bagi Sultra,” ujar Raimel.
Kinerja cemerlang Raimel di Sultra mengantarkannya mendapat promosi pada 2017 sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan. Dia menggantikan Sarjono Turin yang dipindahkan sebagai Aspidsus Kejati DKI Jakarta.
Usai sukses di Jakarta Selatan, Raimel Jesaja terus mendapatkan promosi ke posisi-posisi yang lebih strategis. Pada 14 September 2019, dia dipercaya menjabat Aspidsus Kejati Sumatera Selatan (Sumsel).
Di Sumsel, sosok yang tegas itu kembali menunjukkan keberhasilannya dengan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp5,3 miliar dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan akses Bandara Atung Bungsu Kota Pagar Alam tahun anggaran 2013.
"Uang negara yang diselamatkan dari kasus korupsi dan TPPU sepanjang tahun 2022 sebanyak Rp5,395 miliar," katanya.
"Aparatur Kejaksaan di Sultra harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Harus optimal soal pengetahuan hukum, wawasannya meluas dan lebih utama dapat memberikan kemanfaatan bagi Sultra,” ujar Raimel.
Kinerja cemerlang Raimel di Sultra mengantarkannya mendapat promosi pada 2017 sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan. Dia menggantikan Sarjono Turin yang dipindahkan sebagai Aspidsus Kejati DKI Jakarta.
Usai sukses di Jakarta Selatan, Raimel Jesaja terus mendapatkan promosi ke posisi-posisi yang lebih strategis. Pada 14 September 2019, dia dipercaya menjabat Aspidsus Kejati Sumatera Selatan (Sumsel).
Di Sumsel, sosok yang tegas itu kembali menunjukkan keberhasilannya dengan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp5,3 miliar dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan akses Bandara Atung Bungsu Kota Pagar Alam tahun anggaran 2013.
"Uang negara yang diselamatkan dari kasus korupsi dan TPPU sepanjang tahun 2022 sebanyak Rp5,395 miliar," katanya.
Lihat Juga :