BSI Salurkan Bantuan untuk Pesantren dan Anak Yatim di Bukittinggi

Senin, 17 Maret 2025 - 19:34 WIB
loading...
BSI Salurkan Bantuan...
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) ke pesantren dan memberikan santunan kepada anak yatim di Bukittinggi dan Agam, Sumatera Barat. Foto/Istimewa
A A A
BUKITTINGGI - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) ke pesantren dan memberikan santunan kepada anak yatim di Bukittinggi dan Agam, Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari Safari Ramadan BSI di wilayah Sumatera Barat.

Bantuan dana untuk pengembangan infrastruktur Pondok Pesantren Ar Rasuli Bukittinggi diserahkan langsung oleh Direktur Utama BSI Hery Gunardi beserta jajaran direksi kepada Pimpinan Pondok Pesantren Arrasuli Prof Syukri Ikra, Minggu (16/3/2025).

Selain itu, pada Sabtu (15/3/2025) malam, BSI juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan duafa secara simbolis kepada 20 anak yatim, yang merupakan bagian dari total 4.444 anak yatim dan duafa yang menerima bantuan pada 14 Maret 2025.

Baca juga: Ramadan 1446 H, BSI Beri Santunan untuk 4.444 Anak Yatim Dhuafa

Hery Gunardi mengatakan, bantuan sosial merupakan bagian dari komitmen BSI sebagai lembaga keuangan syariah yang tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga peduli pada masyarakat (people), terutama dalam memberikan bantuan dana kepada anak yatim dan mendukung pengembangan infrastruktur pendidikan.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan SDGs No.1 dan 3, yaitu mengurangi kemiskinan serta mewujudkan kehidupan sehat dan sejahtera," ujar Hery Gunardi dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).

Bantuan yang diberikan untuk Pondok Pesantren Ar Rasuli mencapai Rp240 juta, sedangkan total bantuan pendidikan untuk anak yatim di Sumatera Barat mencapai sekitar Rp350 juta. Pondok Pesantren Ar Rasuli, yang merupakan salah satu pesantren tertua di Sumatera Barat, didirikan oleh Syekh Sulaiman ar Rasuli, seorang ulama yang berperan besar dalam menyebarkan gagasan integrasi antara adat Minangkabau dan syariat Islam.

Menurut Hery Gunardi, jumlah anak yatim yang menerima santunan pada 2025 mengalami kenaikan signifikan, yakni sebesar 33,3% atau 1.111 orang lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Nominal santunan juga meningkat sebesar 28,6%, dari Rp3,5 miliar menjadi Rp4,5 miliar.

Dari total 4.444 anak yatim yang menerima santunan, sebanyak 1.644 orang berasal dari Jabodetabek, sedangkan sisanya tersebar di 8 wilayah kerja BSI di seluruh Indonesia. Santunan yang diberikan oleh BSI berasal dari distribusi dana zakat perusahaan.

Pada 2024, BSI telah menyalurkan zakat perusahaan dan pegawai sebesar Rp268,6 miliar, yang bermanfaat bagi sekitar 225 ribu orang. Jumlah zakat ini mengalami peningkatan dibandingkan 2023 yang tercatat sebesar Rp222,8 miliar.

Adapun pada periode Februari 2025, BSI telah menyalurkan zakat kepada 13.118 orang dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Hery Gunardi berharap agar kinerja BSI terus meningkat, sehingga perusahaan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat.

"Semakin tinggi laba perusahaan, maka semakin besar pula dana zakat yang akan kami salurkan. Setiap tahun, BSI mengalokasikan 2,5% zakat dari laba operasional, dan pada 2024, laba bersih perusahaan tercatat sekitar Rp7,01 triliun," tambahnya.

Dengan semakin solid dan kuatnya kinerja BSI, diharapkan perusahaan dapat terus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat melalui program zakat dan bantuan sosial lainnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Rekomendasi
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Berita Terkini
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved